"I am not ready to let go, you are not going to take another step. Neither of us want to move on, yet none of us want to stay."
Kita terpikat
lalu dekat
tapi tersekat
hingga tidak sempat.
Kita berada di dua sisi
terpisah oleh dinding tinggi
yang awalnya hanya satu centi
sekarang, tidak bisa kita langkahi.
Lalu, kita saling menunggu
tanpa ada ganggu.
Lihat saja, siapa yang akan membukakan pintu.
Atau, biarkan saja tetap seperti itu.
~***~
Authors Note
Annyeong, yorubun!
First of all
Ini fanfiction pertamaku di watty, jadi mohon pengertiannya jika ada suatu hal yang kesannya 'nggak banget', dan typo yang bikin kalian salah paham.
Karena aku biasanya hanya membaca cerita – cerita novel ataupun wattpad dan baru memberanikan diri untuk mencoba membuat suatu story. So, komentar dan saran kalian sangat dibutuhkan.
Dan juga belakangan ini banyak kegabutan melanda, jadi aku memutuskan untuk mencoba membuat story.
At last, vote and comment it means everything for me.
So lets move on!
YOU ARE READING
That We Both Are Selfish
FanfictionDia yang sudah berlalu atau dia yang enggan beranjak dari dulu? dan aku yang tidak tahu kemana rasaku lalu, kubiarkan seperti itu sekeras batu yang tidak terpecah palu, jalanku.. menemui titik buntu. -Min Yeseul. Start : 9 January 2019 End : -
