Naruto milik Masashi kishimoto
"Saya hanya meminjam beberapa karakter yang beliau buat"
.
Main chara: Sakura, Sasuke, Naruto
.
Rate: T
.
Genre: AU, Drama, Angst
.
.
.
"Maukah kau menjadi kekasihku, Sakura?" tanya pemuda bersurai darkblue, sambil berlutut di hadapan gadis manis yang sebaya dengannya.
Gadis bernama Sakura itu kini merasa malu dan kebingungan, lantaran Uchiha Sasuke-pemuda itu-menyatakan perasaan padanya di depan seluruh gadis yang terkagum dan tergila-gila padanya. Sakura bisa menyadari, ada hawa iri dan dengki menguar dari perkumpulan mereka.
Sakura merunduk,"A-ano... Sasuke-kun, aku tidak bisa."
Mendengarnya, senyum pada wajah tampan sang Uchiha muda luntur. Sasuke bahkan sampai berdiri dari posisi bertulutnya. Ia tak percaya, seorang gadis telah menolaknya.
"Apa? Aku tidak mendenga-"
"Aku tak bisa menerimamu, Sasuke-kun. Berteman jauh lebih baik, tak akan ada yang tersakiti." Potong Sakura cepat.
Sasuke menatap sakura penuh damba. Digenggamnya lembut tangan halus milik Sakura.
"Takkan ada yang berani menyakitimu, karna aku bersamamu."
Adegan yang terbilang langka itu membuat pertahanan para siswi pengagum Sasuke goyah. Dan kata-kata ajaib itu, sukses membuat wajah Sakura menampilkan ronanya.Tapi keputusan Sakura tidak berubah, ia tetap tak bisa menerima Sasuke.
Sakura melepas genggaman itu perlahan, "Maafkan aku." ujar Sakura yang kemudian berlari menjauh. Meninggalkan Sasuke yang masih tak percaya.
Sedangkan siswi lainnya bersorak kecil dan berbisik-bisik.
.
.
.
Langkah Sakura terhenti di kolidor lab yang selalu sepi. Kemudian salah satu tangannya ia letakkan di atas dada, menahan rasa sesak yang menggebu.
Tes...
Tes...Tes...
Perlahan, tetesan air mata itu jatuh. Sesak, hatinya sesak. Karna ia telah menolak ungkapan cinta dari orang yang selama ini ia dambakan. Tapi inilah yang memang harus ia perbuat.
"Sakura, itukah kau?" duga lelaki berrambut kuning dengan bentuk yang hampir mirip dengan durian.
Sakura semakin terisak kala lelaki itu mendekatinya dan membantu menenangkannya. Didudukkannya Sakura pada kursi yang ia temukan tak jauh dari keberadaannya.
"Naruto-kun, hiks, ini sakit, hiks.... " timpal Sakura sambil terus menangis.
Lelaki yang di panggil Naruto itu gelagapan,"Ma-mana?! Apa yang sakit?! Kepalamu pusing? Perutmu mual?! Tubuhmu lemas?! Atau luka gores pada kulitmu?!" Ia menilik penuh bagian tubuh Sakura, barangkali ia bisa menemukan lukanya.
Sakura menggeleng pelan, "Hatiku, hatiku yang sakit, hiks."
Naruto menghembuskan napas lega, setidaknya ia tahu bahwa sahabat sejak kecilnya ini tidak terluka. Dan Naruto tahu, apa yang berhubungan dengan hati Sakura ini. Uchiha Sasuke.
"Apa yang ia lakukan?" tanya Naruto sambil bergerak duduk di lantai.
"Ia tidak melakukan apa-apa. Aku juga yang menyakitinya. Aku menolak perasaan cintanya." Ungkap Sakura lirih.
ŞİMDİ OKUDUĞUN
Menghargai Perasaan
Hayran Kurgu#WFCAngst2019-FNI Sasuke mencintai Sakura, tapi mengapa Sakura selalu menolaknya? Kenapa Sakura lebih memilih Naruto? Dan kenapa Naruto mengkhianati teman baiknya itu? Itu semua demi menjaga sebuah perasaan, agar tak ada yang kehilangan. Fanfiction...
