5 Januari 2019

6 1 2
                                        

Ketika aku berada di bawah aku merasa semua orang jauh dari ku. Apakah ini yang namanya cobaan? Atau ini adalah ujian? Atau semacamnya yang Allah berikan padaku?

Apakah aku masih bisa bertahan dengan semua ini.

Kemarin semua terasa indah walau ada masa buruknya, tapi sekarang aku sungguh merasa sedih, sangat sedih.

Mungkin ini bukan lagi kesedihan tapi kekecewaan. Kekecewaan yang ke sekian kalinya aku rasakan.

Sungguh rasa kasih sayang dan cinta ini mengalahkan sakit hati dalam diriku ini.

Sampai kapan aku merasa begini? Aku merasa hanya sedikit saja orang yang tulus dalam hidupku.

Apakah memang sedikit orang yang mencintaiku. Tapi aku harap yang paling mencintaiku bukan manusia masa sekarang tapi manusia zaman dahulu.

Kenapa aku menginginkannya? Kerena hanya dia yang aku ingat dan membuatku sedih seperti sekarang ini.

Bukan karena dia jahat, bukan karena dia sombong ataupun menyakitiku. Tapi karena dialah aku merasa paling rendah, bukan dalam segi harta tapi dalam segi agama.

Agama ku yang belum sempurna, membuatku merasa sangat sedih, ingin menangis tapi memang aku sudah menangis karena sifat ku ini.

Allah bagaimana lagi caranya aku menahannya? Sampai kapan aku bisa menahannya? Sekarang aku merasa putus asa karena tak ada lagi yang peduli padaku.

Sekarang aku merasa seperti sampah, semua orang tak mengerti aku, lalu bagaimana cara aku mengerti orang jika orang saja tak mengerti aku.

Bagaimana aku bisa menahan ini semua jika mereka selalu membuatku untuk selalu dalam keadaan hancur seperti ini.

Aku tak mengerti dengan keadaan ini, sungguh aku tak mengerti. Mereka memaksaku untuk mengerti hal seperti itu, sedangkan ilmu yang aku punya belum sampai kesitu.

Haruskah mereka menyalahkan ku? Aku membencinya tapi lagi lagi rasa sayang dan cinta ini mengalahkan rasa kebencian ku padanya.

Sampai kapan rasa cinta ini untuk mereka, sampai kapan Tuhan?

Aku lelah dengan keadaan ini.

Masa lalu kembali ke ingatanku, jujur saja jika aku diberi pilihan aku ingin untuk menghapus ingatan buruk ini.

Selalu aku berfikir ketika kita diatas orang yang dulunya jahat menjadi baik dan ketika kita dibawah orang itu jahat dan menghina kita.

Sekarang aku merasa diatas tapi kenapa semua orang menjauhi ku, semuanya menyakitiku?

Aku harus bagaimana lagi untuk menahan rasa sedih ini. Oh tuhan jika aku boleh meminta sesuatu hal kabulkanlah.

Dan doa itu akan ku minta ketika pikiran dan hati ku sudah menjadi malaikat.

Lagi aku kecewa, benci pada semua orang yang tidak memiliki sifat sopan santun.

Aku sangat benci pada orang yang selalu saja bertamu ke rumah ku pada malam hari.

Sudah bertamu malam hari, masuk saja tanpa mengucapkan salam, aku sangat benci itu.

Apakah salah aku memarahinya, memang itu salah tapi aku benci itu. Bukan itu saja tapi semua hal yang memang aku tak suka menyangkut mereka.

Lagi aku merasa sendiri, tak ada malaikat seperti di novel novel yang aku baca.

Ibu yang akan merajuk anaknya jika dia sedang merajuk. Bukan hanya ibu tapi juga saudaranya, teman temannya dan orang lainnya.

Apakah aku salah meminta seperti itu. Aku sangat menginginkan semuanya sempurna, tapi itu tidak mungkin

Karena itu aku menginginkan semuanya ada di dekatku , memberi suport untuk ku agar aku menjadi lebih baik lagi.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 21, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

TEARS OF ANIStories to obsess over. Discover now