“Jiro-kun, Saburo-kun, bangun!”
Selimut dibuka, kosong.
“Jiro-kun, Saburo-kun, kalian sudah bangun? Di mana kalian?”
Kamar mandi terbuka, tetapi nihil.
Jangan-jangan, balik pintu ....
“Jiro-kun?”
“Ohayou, Nee-chan.”
“AAAKH!!”
.
.
Perfect Babysitter
Hypnosis Microphone © KING RECORD, IDEA FACTORY, dan Otomate
Samatoki Aohitsugi X Ichiro Yamada
Warning : Daddy!Samatoki, Teen!Ichiro, Child!JiroSaburo, Domestic-AU, fluff, mainstream (maybe).
Keterangan umur :
Samatoki 31 tahun
Ichiro 17 tahun
Jiro 9 tahun
Saburo 6 tahun
“Sekadar coret-coret di kala malam.”
.
.
.
“Jadi, kamu mau keluar?”
Anggukan didapat sebagai jawaban. Aohitsugi Samatoki, duda beranak dua, memandangi wanita di depannya yang basah kuyup dengan tatapan merendahkan.
Wanita itu mengangguk takut-takut. Ia memelintir roknya yang basah dengan pandangan menunduk, menanti keputusan sang majikan bagaikan menunggu antrean hukuman di neraka.
Samatoki lama terdiam, masih memerhatikan bagaimana tetesan air dari rok wanita itu mengotori lantainya. Pandangan angkuh dilayangkan, bersamaan dengan kedua putranya yang berdiri di kiri dan kanan, mengapitnya. Tangan bocah-bocah itu berada di pinggang, pose bossy seolah tak bersalah. Like father, like son, eh?
“Oke.” Keputusan final Samatoki. Pria itu pergi begitu saja dengan diikuti dua putranya. Bertiga meninggalkan si wanita yang tampak terkejut. Pria paruh baya yang merupakan pelayan paling setia –dan paling betah di antara pelayan lainnya– langsung datang untuk mempersilakan babysitter tadi pergi menggunakan pel-pelan di tangan.
“Kali ini apa lagi? Hujan lokal di kamar?” tanya Samatoki, tanpa menatap dua anaknya yang malah berlarian di belakang tubuhnya.
Jiro menyahut sambil tetap berlari, “Uhm, itu mengasyikkan.”
“Tapi, nee-chan tidak asyik.” Saburo menimpali.
Mendadak Samatoki berhenti hingga membuat Jiro dan Saburo yang berlarian menabraknya.
“Ini sudah kesepuluh kalinya dalam sebulan, Anak-anak!” Samatoki bersuara rendah. Lelah jika harus berganti orang yang mengaku sanggup menjaga putra-putranya dalam jangka waktu berdekatan.
Sebagian besar mengibarkan bendera putih, menyerah menjaga anak mirip titisan iblis. Paling lama hanya kuat sepuluh hari, itu pun harus pulang kampung karena mengalami frustrasi berujung depresi hingga nyaris mati bunuh diri. Intinya, semua yang berhadapan dengan duo bocah Aohitsugi itu harus merasakan yang namanya neraka dunia. Harus siap menerima kejutan yang akan hadir setiap jamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Babysitter
Fiksi PenggemarCover © もちこ@mo3ochi pic.twitter.com/CmsxeLrxNz Samatoki Aohitsugi, duda tampan beranak dua. Kesulitan mencari pengasuh bagi anak-anaknya yang nakal. Ichiro Yamada, remaja putus sekolah yang rela menjaga anak keluarga Aohitsugi demi gaji besar. Kedua...
