(Author pov)
"Farell!!!", Teriak seorang cewek yang tengah berlari mengejar seorang cowok yang tengah dipanggilnya. Sang pemilik nama malah tersenyum jahil sambil mempercepat lari nya, "Kejar kalo bisa, dasar lemah", Sang cewek dengan name badge yang bertuliskan JELITA ANNABELA CAMELIA FIRSTLY itu menghentikan gerakannya karena sudah terlalu menguras tenaga. Dia melirik jam doraemon di pergelangan tangan kirinya yang menunjukkan pukul 16.30 sore. Sebagai murid paling akhir jadwal semakin padet, dengan bimbel, belajar soal soal, dll pasti pulang agak terlambat. Lita yang sudah sangat kelelahan pun memutuskan untuk segera pulang dan segera mengistirahatkan tubuhnya di spring bed nya yang sangat nyaman.
(Flashback)
Bel pulang sekolah sudah berbunyi 10 menit yang lalu, tapi Lita dan Farel masih menetap di bangku taman belakang sekolah. Lita sibuk membaca ulang materi yang sudah diterangkan tadi, berbeda dengan Farel, dia duduk disebelah Lita dengan muka jengah dan kesal karena sedari tadi dia ngomong tidak di respon sama Lita dan berakhir dengan tadi.
***
(Lita Pov)
Dirumah keliatan sangat sepi tiada orang, padahal biasanya Mama sedang asyik menonton film, kalo Papa jam segini pasti belum pulang untuk mencari nafkah. Aku tak ambil pusing lalu kulangkahkan kaki ku menuju kamar dan membaringkan tubuhku yang sudah sangat penat seperti kaca yang sudah pecah semua.
***
Saat sedang di alam mimpi tiba-tiba ada sebuah sentuhan halus menyentuh pipiku. Dan saat ku buka mataku ternyata sang bidadari surgaku. Mama.
"Lita bangun sayang udah malam ganti baju kamu, mandi lalu makan kebawah ya", ucap sang Mama. Aku yang masih belum sepenuhnya sadar pun hanya bisa menganggukan kepala. Lalu Mama berlalu menuju pintu tapi tiba tiba langkahnya berhenti dan berbalik, "Oh ya tadi ada bingkisan di depan pintu mama gatau siapa yang naroh, tapi udah mama taroh di meja belajar kamu", ku balas dengan anggukan kepala, lalu beranjak mengambil bingkisan tersebut. Keningku berkerut bingung siapa yang ngasih kado ini padahal ulang tahunku sudah kelewat. Saat ku tau apa isinya sebuah nama terlintas di pikiran ku 'Farel', "Iya pasti farel ini yang ngasih", kerutan di kening ku makin memperdalam, ternyata di dalamnya bukan hanya buku tapi juga ada secarik surat bertuliskan 'For you Jelita Annabela Camelia Firstly'
'Maafkan aku, aku sudah membuat mu kelelahan. Aku cemburu dengan bukumu karna kamu tak memerhatikanku tadi, sekali lagi sorry dan night my dream'
Farel -_-
Setelah membaca surat dari Farel seulas senyum terukir di bibirku. Pria itu punya seribu cara untuk membuatku bahagia.
*SORRY KALO TULISAN ATAU KATA KATA NYA ADA YANG SALAH SOALNYA BARU PERTAMA BUAT*
