~Takdir sedang mempermaikanku~
#--------------------------------------------------------------------#
Seoul~
Jam menunjukkan pukul 11 pagi, dan seseorang masih bergulum dalam mimpi indahnya. Dia adalah kim jaehwan pemuda yang sudah berumur namun belum memiliki kekasih itu. "haihhh.. Aku tidak setua itu thor dan aku akan mencari kekasihku" jaehwan, " hahhh baiklah kau tidak tua jaeni" author -_- , "hehehe~~" jaehwan(dengan senyum bodohnya)
Skipp>>>
Tokk tokk tokk
"jae,, bangun bukan kah kau akan pergi dengan teman temanmu..? " panggil eoma jaehwan
"iya eoma" jawab jaehwan, namun dia masih memejamkan matanya
"cepat bangun sayang, ini sudah pukul 11 siang teman temanmu sudah menunggumu di luar. Ada woojin dan sungwoon" beritahu eoma padanya
"APAAAA" (teriaknyaa...)
"haihh.. Kenapa bisa aku kesiangan" gerutunya
"BAIK EOMA,, TOLONG SAMPAIKAN UNTUK TUNGGU SEBENTAR AKU AKAN MANDI" teriaknya memberitahu
Gedebagg... Gedebugg
Disusul suara ringissan... "auwww" ringiss jaehwan
Eoma jaehwan yang mendengar itu hanya bisa menggelengkan kepala atas kelakuan anak nya itu, dan kembali ke ruang tamu untuk menemani teman anaknya selagi jaehwan sedang bersiap siap. Sebelum itu eoma mengarah kedapur untuk membuatkan minum untuk woojin dan sungwoon, setelah selesai eoma jae kembali dengan membawa minum serta cemilan kecil...
"maafkan jaeni ya sungwoon,, anak itu benar benar " maafnya sambil menaruh minuman dan makanan di atas meja
"ahh tidak apa apa bibi,, kita sudah biasa dengan sifat dia yang seperti itu hahaha" ucap sungwoon sambil tertawa kecil
"haha,, baiklah. Oh iya memang kalian ingin pergi kemana?" tanya eoma
"kita hanya pergi mencari angin bibi,, dan berkumpul dengan teman lainnya" jawab woojin
"baiklah,, bibi titip jaehwan ya sungwoon woojin. Bibi kebelakang dulu masakan bibi belum selesai" ucap eoma pada mereka
"baik bibi" jawab mereka serempak(woojin dan sungwoon)
Dan tak lama kemudian orang yang ditunggu tunggupun muncul menghampiri mereka...
"maafkan aku hyung,, sudah membuatmu menunggu hehehe" ucapnya denga cengiran polos miliknya
"sudah tidak aneh bagiku,, kau.. Harusnya kau pasang alarm jika begini" sewot sungwoon pada jaehwan
"haihhh,, hyung bisakah kau tidak membuat kita kesal dengan tingkahmu itu" imbuh woojin yang ikut memarahi jaehwan
"baiklah..baiklahh maafkan aku,, ayo hyung kita berangkat" ajak jaehwan
"EOMA,, AKU PERGI DENGAN WOOJIN DAN SUNGWOON SEBENTAR YA" teriaknya membertahu eoma
"OHH,, SUDAH MAU BERANGKAT? BAIKLAH HATI HATI DI JALAN JAE" jawab eoma dari dapur
"ayo hyung" ajak jaehwan pergi mendahului
"sialan sekali dia hyung, kita udh nunggu lama dia dengan enaknya pergi dlu" gerutu woojin kepada sungwoon
"biarkan saja, dia memang seperti itu dan perhatikan kalimatmu woojin" jawab sungwoon dengan lirikan sinisnya memperingati
"hehe maaf hyung" jawab woojin
Dan mereka melanjutkan perjalanan menuju tempat yang bisa di sebut basecamp mereka. Mereka menaiki mobil yang sungwoon bawa, dan sebagai info hampir semua teman jaehwan termasuk orang yang berada hanya jaehwan yang dari orang biasa tapi tidak membatasi persahabatan yang mereka bangun karena bagi mereka materi hanya sesaat namun persahabatan yang abadi.
Tiba disana semua menyambut kedatangan dengan ekspresi kesal, senang, dan lainnya salah satunya si bermuka imut ini namanya daehwi
"haihh,, untung saja aku tidak menjadi lumut karena menunggu mereka" sindirnya
"bagaimana kabar kalian?" tanya jisung yang berbeda dengan daehwi yang kesal
"jangan salahkan aku daehwi, kita lama karena menunggu si bocah ini" tunjuk sungwoon pada jaehwan
"dan kita baik hyung, bagaimana kabarmu dan yang lain?" lanjut sungwoon menjawab pertanyaan jisung
"yang lain baik dan aku juga baik" jawab jisung
"hyung,, bukan kah kita hanya bersepuluh dan dia siapa?" tunjuk jaehwan pada pemuda yang duduk bergabung dengan yang lainnya
"ahh, iya aku lupa memberitahu kalian bahwa aku membawa teman" tutur jisung menjawab pertanyaan jaehwan
"namanya Daniel, Kang Daniel" lanjut jisung
Deg~
Daniel? jaehwan merasa tidak asing dengan nama itu,, apakah dia? Fikirnya "Tidak tidak bukan dia, banyak orang yang menggunakan nama itu" geleng jaehwan dalam hati
Jaehwan melihat punggung lebar orang itu dari belakang, ia ingin melihat dan memastikan bahwa dugaan yang ia fikir itu salah namun ia tidak bisa melihat wajah nya karena orang itu membelakanginya.
"daniel, kemarilah perkenalkan dirimu dengan temanku yang lainnya" panggil jisung hyung kepada pemuda yang bernama daniel itu
Aku memejamkan mataku sambil berdoa dalam hati bahwa itu bukan lah dia, setelah tenang aku membuka mataku perlahan dan saat itu juga pemuda itu menoleh, sepertinya tuhan sedang tidak berpihak padaku, "tidak mungkin,, bagaimana bisa?" ucapku dalam hati dan saat itu juga aku ketakutan
"ahh.. Iya hyung" jawabnya menghampiri kami, aku dan daniel sempat bertatap muka sepertinya dia menyadariku,
"aku menemukanmu jae" ucap daniel dalam hati
"aku berharap ini mimpi"ucapku memohon
------
YOU ARE READING
Tersesat Karenamu #1
Fanfiction"Aku adalah seseorang yang terlalu mengharapkanmu , dimana aku merasa berada didunia lain yang aku buat sendiri. Dunia yang mencerminkan diriku yang bodoh" : jaehwan. "bolehkah aku mengatakan bahwa aku mencintaimu..?" : Daniel "kalimat yang sangat...
