Disini saya akan berbagi sebuah filosofi hidup saya (Zaenal) yang mungkin bisa menjadi panduan atau motivasi.
Zen pernah mengibaratkan bahwa dirinya sama seperti wayang golek dimana Zen digerakkan oleh Tuhan dan wayang di gerakan oleh seorang dalang (Manusia).
Kisah manis pahit, indah dan buruknya kehidupan sudah ada yang mengatur nya, karena ketika cerita seorang manusia ada di tangan Tuhan apa bedanya dengan wayang yang ceritanya ada di tangan dalang. perbedaan nya adalah wayang tidak bisa mengubah takdir karena yang menciptakan nya hanyalah seorang manusia yang banyak kekurangannya berbeda dengan manusia , manusia diciptakan. Oleh Tuhan yang maha segalanya sehingga takdirnyapun bisa di ubah.
Tetapi pemikiran Zen adalah bahwa setiap gerak geriknya wayang ada yang menggerakkannya , disana lah Zen mulai berpikir bahwa , sama seperti manusia setiap gerak gerik nya pasti ada yang menggerakkannya yaitu tuhan , tidak bisa berjalan seorang manusia tanpa ijin tuhan , tidak bisa mendengar seorang manusia tanpa ijin Tuhan begitu pula dengan penglihatan ,ucapan dan yang lainnya, maka poin utama yang Zen dapat dari wayang adalah "libatkanlah Tuhan dalam segala urusanmu karena dengan ijinya kamu masih bisa hidup sampai detik ini dengan ijinnya kamu bisa selamat dari marabahaya dan dengan ijinnya kamu bisa menikmati hidup ini."
Bagaimana poin pertama dalam filosofi hidup ini? Semoga menggugah hati Anda bahwa Tuhan adalah poin penting dalam hidup anda, masih banyak filosofi dari wayang ini yang akan saya ceritakan semoga memotivasi hidup anda.
Chapter 1
YOU ARE READING
Filosofi Sebuah wayang Golek
Teen FictionZen adalah seorang anak SMK yang mempunyai pikiran kritis apa yang dia alami, apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar selalu ia evaluasi Bercerita tentang perbedaan nya kisah tiap orang yang membuat nya mempunyai sebuah filosofi. Cerita ini mer...
