First Impression

14 0 0
                                        

Akhirnya hariku lulus SMP, dan kutekadkan untuk masuk ke sma kakakku dulu "reinanda", di SMA Warga.Aku "malika saafia", panggil saja "safi".
Hari ini dadaku sesak, air asin membasahi wajahku dan bantal ku, sampai malam tiba aku bersujud sambil merintih. Kalian tahu penyebabnya?ya... karena setiap anggota keluargaku berpendapat berbeda ayahku menyarankan ku ke sma A kakak lelakiku menyarankan B dan ibuku memaksakan ku sma C. Hmmm...dan akhirnya keesokan harinya aku diperbolehkan ibuku ke sekolah tujuanku yaiii, alhamdulillah...itu pasti karena ketulusanku untuk menuntut ilmu.
Dihari dimana hari-hari yang akhir pendaftaran aku kesana bersama kakakku "rein". Sampai disana kami disambut oleh bapak ibu guru dan tentunya kakak kakak OSIS yang bertugas. Saat di hall sekolah panitia menyuruhku meletakkan file-file yang dibutuhkan dan memasukkannya ke stop map.
Setelah itu, akupun diantar menuju ke ruang pendaftaran. Dan disana aku mengisi blanko-blanko pendaftaran. Pada saat itu juga aku dikagetkan dengan sebuah foto yang dipegang seorang laki-laki berwajah tampan, berkulit putih, tinggi, dan memakai seragam putih abu - abunya. "Apa sih yang aku fikirkan? Stop berfikir aneh - aneh safi". Akupun melihat wajahnya dan dia mengucapkan "ini fotomu dek?" akupun menjawab "iya" (tap tap...kami saling menatap wajah), "eh... deg,,, apa itu tadi?" dalam hati ku berfikir... "hmm sudahlah" dan diriku memilih untuk melanjutkan menulis blanko saja. Setelah beberapa menit kemudian dengan cukup lama, fotoku masih dipegangnya diatas mejaku dan didepanku, "ada apa dengan kakak kelas OSIS ini? Apa dia tidak capek memeganginya terus? "gumam ku. Akupun menatap wajahnya dan tersenyum dan wajah dia seperti orang yang amat gerogi, "hmmm ya sudahlah biarkan saja" pikirku.
Setelah beberapa menit kemudian diapun meletakkan fotoku dimeja itu sendirinya."mungkin mulai lelah dia"decakku. Masih fokus dengan menulis blanko ku diapun berkeliling ruangan sesekali kemudian mengecek blanko ku dan yang membuatku heran dia melihat nama ku yang aku tutupi dengan kertas lainya dengan beberapa kali. Aku pun tersenyum dalam hati, Mengapa? Kenapa?. Setelah itu akupun pulang dan memikirkannya kenapa aku tidak mengucapkan terimakasih ya tadi? Hmmm maaf kak. Kira-kira namanya siapa?

putih abu-abukuStories to obsess over. Discover now