#01

10 4 0
                                        

____________
_____________________

Selalu ada kebetulan dalam cinta
Mereka Hadir tiba-tiba tak pernah disangka.
Ketika dia menemukan dan memisahkannya.
Maka hatilah yang slalu berdoa,
Hatilah yang membutuhkan kesabaran
Cerita indah sesak dan sedih kan di mulai di sini
Di Twins_binuang.
__________________________
_______________
 

Di lorong kelas.

    Mataku berhasil basah dengan kejadian ini,mengapa?ya karena seorang pria yang berhasil mematahkan cinta yang selama ini aku pendam dan ternyata dia putuskan aku demi memilih Dia.Aku tau aku memang orang yang tida cocok denagan dia dan jujur persaanku padanya tak pernah berubah ya tak pernah karena di dalam hatiku yang paling dalam Haneol adalah yang terbaik,aku masih mencintaimu sayang.

    Aku masih tersandar di tembok lorong itu,meratapi kebodohanku slama ini,kebodohan ku dalam menjalankan hubungan asmara,aku hanya terlalu memaksakan kehendak dan jika dia lebih mencintai Dia aku akan coba relakan semua,meski orang yang di cintai Haneol adalah sahabatku sendiri.

"Carissa!"suara indah tiba-tiba menyapaku suaranya lembut dan sangat familiar,gadis berkacamata yang sangat pintar dan begitu manis itu menghampiriku.Aku mendongakkan kepalaku ke arah suara,tampaklah gadis culun dan sangat polos,sebenarnya aku tak mengenalnya tapi dia mengenalku,aku diam sejenak dan berdiri slow motion.Dan menatap ke sepatu ku,dia tak lepas memandangku.

"Iya,ada apa?"jawabku lembut lebih lembut darinya sambil melap air mataku.
"Kaka kenapa?kaka nangis?maaf kalo ganggu kaka"ucapnya polos,dia meupakan adik kelas 10 ips 2.
"Eh tidak,iya gak papa ko,ada apa ya?emm kamu siapa?"jawabku sedikit malu aku merangkulnya dan mengajaknya berjalan santai menuju Gazebo.Dia mengikuti berjalan santai,dia dalam posisi rangkulanku.
"Maafkan kaka sepupu ku ya kak,aku Arya"ucapnya membuka kembali percakapan.
"Maksudmu siapa?"tanyaku sedikit bingung.
"Haneol,dia memang suka permainkan perasaan perempuan,jadi kaka maklum saja lah"ucapnya,mengejutkan diriku yang sedang bingung.
"Memangnya Haneol itu orangnya seperti apa?"tanyaku semakin penasaran,rasa penasaranku lebih dalam daripda cintaku terhadap Haneol.
"Dia itu......"ucapnya terputus ketika seorang pria jangkung memanggil Arya.

   Pria itu sangat familiar di mataku,dia orang slama ini mempermainkan hatiku.Dia adalah Haneol.

"Ayo kita pulang ini sudah sangat siang"ucapnya dingin dan tatapan yang tiada bedanya datarnya.
"Iya kaka sebentar"jawab Arya.Arya memandangku sebentar dan mengatakan sesuatu agak berbisik dan sangat jelas di telinga ku.
"Aku akan bantu kaka,karena kak Haneol masih suka kaka"ucapbya padaku,dia berlalu pergi sambil berlari santai menuju kaka sepupunya itu yang berinisial Haneol.

Haneol memandangku datar,dia mengalihkan pandangannya ke Arya yang sedang menghampirinya.Aku menunduk lesu menyadari akan arti tatapann itu,susah di artikan dan sangat Datar.

  Aku berjalan santai mengarah parkiran sekolah dan memasuki mobil maticku untung saja papa membelikan aku mobil maticw jadi ini bisa memudahkan aku.Aku menyetir dengan persaan yang campur aduk  tak tenang tapi aku tetap fokuskan pada jalan agar tak terjadi apa-apa padaku,aku mempercepat laju mobilku.

I need youWhere stories live. Discover now