Desperd Lousce

58 6 4
                                        


Desperd In Hunt
Mendengar kata Hunt pasti kita tertuju pada kisah perburuan. Tapi bukan kisah kisah seperti berburu yang kita ketahui selama ini. Ini merupakan kisah seorang remaja bernama Desperd Louscle. Masih berumur 18 tahun. Memiliki tubuh yang agak tinggi sekitar 178 cm dan cukup tegak. Memiliki mata agak sipit. Berkepribadian tegas agak penakut. Cukup tampan untuk ukuranya. Dia hidup bersama Ibu dan Kakeknya. Kakeknya bernama Porte Louscle. Ibunya bernama Maya Louscle. Ayahnya hilang 10 tahun lalu di hutan belakang rumahnya yang merupakan hutan liar. Tanpa ada yang tau penyebab hilangnya Ayah Desperd. Ayahnya bernama Desperado Louscle.
Kisah ini di mulai saat Desperd mulai merasa bosan akan hidupnya.

"Inikah dunia yang kutinggali?!" kata Desperd dengan raut wajah kesal.

Dia terus saja menggerutu. Tapi Desperd mulai kembali tenang. Karena perutnya mulai lapar lagi, setelah merasa capek sehabis berolahraga pagi.
Sesampainya di rumah. Desperd langsung menuju kekamarnya sembari membawa sebuah roti prata(sejenis roti keju dengan selay) yang di ambilnya diatas meja makan.

"Hufft, apa tidak ada yang menarik?, sudah bosan aku berada di kota yang tidak punya harapan ini!" ujarnya sembari menutup pintu kamar dengan keras.

Tiba-tiba pintu kamar Desperd berbunyi. Rupanya sang Kakek sedang mengetuk pintu tersebut.

"Hai desperd ada apa dengamu?" kata Kakek Porte.

Desperd mengetahui bahwa itu Kakeknya. "Tidak ada Kek, masuk saja tidak di kunci" sahut Desperd.

Si Kakek pun memasuki kamar Desperd dan melihat raut wajah Desperd yang penuh amarah. Kamarnya begitu kotor dan bau.

"Ada apa Desperd?, wajah kamu seperti orang yang sedang membenci sesuatu" Kakek Desperd bertanya.

"Begini Kek, jadi sebenernya Desperd bosan dengan takdir Desperd" ujar Desperd.

"Wah, yakin dengan itu?, memangnya ada apa?" jawab Kakek Desperd.

"Desperd ingin bertemu Ayah. Ayah dikenal sebagai penjelajah pemberani. Berpergian ke hutan belakang serta ke beberapa tempat yang masih liar" ujar Desperd sembari mengkhayal.

"Aku ingin tau Ayahku seperti apa!" sahut lagi Desperd.
"Kau yakin itu maumu?" jawab Kakek Desperd.

"Iya!" sahut Desperd.

"Oke, kalau begitu biarkan kakek menunjukan sesuatu kakek" Kakek Desperd mengajak Desperd keluar kamar.

"Mau kemana Kek?" Tanya Desperd penuh penasaran.

"Sudah ganti bajumu kita ke belakang hutan. Bawalah satu roti prata dan satu gelas susu" jawab Kakek Desperd.

Desperd pun mengganti bajunya dan menuruti apa yang di perintah Kakeknya. Sesampainya di halaman belakang rumah yang berjarak beberapa meter dari hutan liar. Desperd pun kebingungan.

"Kek, kita mau kemana?" Tanya Desperd.

"Sudah ikuti Kakek!" jawab Kakek Desperd.

Mereka mulai memasuki hutan. Desperd dengan wajah penuh penasaran mulai merasa gelisah.

"Kek, apa masih jauh?" tanya Desperd.

"Tinggal sekitar 200 meter lagi" Sahut Kakek Desperd.

Di hutan di kelilingi banyak pohon yang begitu rindang. Anehnya terdapat sebuah jalan setapak tetapi tidak terlalu kelihatan.

"Ini dia tempatnya!" kata Kakek Desperd.

Ternyata ada sebuah gua di atasnya air terjun. Gua tersebut di tutupi dedaunan dan ranting yang menjalar.

"Desperd mana roti prata dan susu yang Kakek suruh bawa" Tanya Kakek Desperd.

"Ini kek, memang sebenarnya ada apa kek membawa ku kemari serta menyuruhku membawa sepotong roti prata dan segelas susu?" Tanya Desperd dengan wajah bingung.

Naabot mo na ang dulo ng mga na-publish na parte.

⏰ Huling update: Mar 26 ⏰

Idagdag ang kuwentong ito sa iyong Library para ma-notify tungkol sa mga bagong parte!

Desperd In HuntTahanan ng mga kuwento. Tumuklas ngayon