Cinta
Begitu banyak definisi mengenai lima huruf sakral mandraguna ini. Tiap individu pasti memiliki pandangan yang berbeda mengenai identity dari hal pelik nan manusiawi itu.
Di salah satu laman misalnya, ia mendeskripsikan cinta sebagai ;
Komponen penting pada pulpen yang berfungsi dalam pencetakan tulisan pada media kertas.
Oh bukan! Maafkan, aku salah mengambil sumber.
Ini... ini baru benar
Menurutnya ; Cinta itu adalah suatu komponen mendasar di tiap pribadi manusia yang keberadaanya dibutuhkan untuk menyokong kasih dan sayang dalam sebuah hubungan halu dan merepotkan.
Sumbernya? Tidak valid
Siapa pencetusnya? Tak penting
Lain lagi definisi di salah satu karakter anime favorite ku dan kurasa difinisi ini cukup akurat
" Cinta hanyalah sebuah kesalahan dari sirkuit saraf manusia, kau bisa buang emosi yang tidak perlu itu ke tempat sampah disana "
Tapi tak dinyana, lima huruf satu kata beribu makna ini bukanlah hal tandus yang buruk rupanya dan biadab tabiatnya.
Tidak! Sama sekali tidak.
Cinta berbahaya karena sifatnya yang seperti pisau bermata tiga, tajam kiri kanan, berbahaya atas bawah, pantas depan belakang.
Keberadaannya yang terlalu misterius bisa merubah seorang yang bergajul macam bramacoran menjadi penuntut ilmu yang hidup hanya untuk menunaikan satu misi, menghalalkan calon Istri dan hidup bersama belahan hati nun disana dibawah atap rumah rusunami.
Atau pada kasus lain. Seseorang yang alim, mantap ilmunya, berat timbangan amalnya, bisa diubah dalam sekali kejapan mata oleh keberadaan cinta yang datang dengan sekonyong-konyongnya. Berubah menjadi preman jangkrik bertabiat macam hewan yang tak tahu adat dan aturan.
Semua itu berkemungkinan bukan?
Dan aku yakin, di sebrang sana, teman-teman yang sedang membaca tulisan tak jelas ini juga memiliki definisi Cinta dengan opini pribadi.
Baiklah, sekarang bagaimana dengan pendapatku mengenai hal tabu, tak terukur dan tak punya satuan internasional itu?
Cinta bagiku merupakan salah dua hal yang cukup penting dalam keberlangsungan hidup seseorang selain daripadanya adalah Oksigen.
Kau bisa hidup tanpa cinta walaupun harus merana, tetapi setidaknya kau hidup!
Sedangkan di satu sisi. Kau tak akan bisa hidup jika hanya mengandalkan Cinta, karena Cinta tak bisa menggantikan Oksigen.
Definisi cinta bagiku tidak hanya melulu tentang hadiah, ucapan hati- hati dijalan dari lawan jenis, atau pertanyaan mainstream seperti " sudah makan belum? Aku g bisa hidup tanpa kamu. Kamu itu seperti jantung, harus selalu ada, kalo g ada kamu, semangat hidupku g ada yang mompa"
Tidak! Tidak hanya terbatas pada kata menggelikan dan menjijikan seperti itu.
Cinta juga bisa datang dari kasih sayang Orangtua. Persahabatan yang setia, bahkan di adu mulut dua orang bersaudara.
Eits... itu Cinta, jangan salah, bedanya, namanya lebih kumplit !
Cinta sejati
Rasa yang menggebu-gebu di dalam nurasi seorang insan yang siap mengorbankan dirinya demi orang terkasih.
Dan sejujurnya... Aku mendapatkan itu dari Orangtua dan teman-teman terdekatku. Jadi cukuplah keberadaan cinta dalam kehidupanku.
Tiap ada Cinta disana ada ikatan.
Itu hal mendasar yang tak bisa dipungkiri oleh kau, aku , dia ataupun mereka.
***
Hai there ! I am using watppad
Ah... saya mau minta maaf terlebih dahulu karena cerita sebelumnya saya unpublish sebab saya rasa materinya yang terlalu berat dan bertele-tele.
Dan saya menggantinya dengan cerita baru berjudul String ini. Ini tergolong ke cerita teen fiction deh keknya ketimbang Romance, soalnya konfliknya g melulu tentang cinta cintaan anak layangan yang alay bukan buatan.
WELL... HOPE YOU ENJOY IT ! ^^
YOU ARE READING
String
Teen FictionIkatan. Orang awam menyebutkan demikian. Bond sebutan orang luar. Jalinan kasih panggilan anak layangan yang alay uring-uringan di pedesaan terpencil nan memesona. Bagaimana ceritanya? Itu bagian menariknya.
