Nama aku Tejo Arya Putra, aku seorang pengusaha sukses yang kaya raya. Aku disini ingin menceritakan tentang hidup ku waktu aku belum hijrah/berubah.
Pada suatu hari aku membangun rumah di komplek tempat tinggal ku sekarang.
"Kemudian hari"
Tanya diriku "Akhirnya rumah ku selesai juga,hmm bahkan lebih megah dari rumah lainnya"?
Aku pun segera masuk ke dalam rumah ku untuk melihat-melihat seperti apa rumah ku ini? "Hmm bagus juga rumah ku okelah" tanya diriku.
Lalu aku ingin melihat keluar halaman rumah ku, dan kebetulan di depan rumah ku ada ibu-ibu lewat dan ibu itu pun berkata padaku
" Wah rumahnya cantik yaa pak" ?tanya ibu itu.
Lalu aku menjawab " jelas dong rumah saya yang paling besar di sini , yaa kebetulan kan saya orang kaya, masa iya rumah orang kaya kecil" jawab diriku dengan nada yang sombong.
"Dasar sombong baru jadi orang kaya aja belagu"jawab seorang ibu dari hatinya.
"Yaudah deh pak mari pak" kata seorang ibu itu.
"Yoo" jawab aku.
Lalu pada saat selesai ibu itu bertanya, aku pun punya niat untuk jalan-jalan melihat seperti apa komplek yang ku tinggal kan sekarang ini.
Aku berjalan-jalan melihat sekeliling ku, aku melihat kanak-kanak bermain main dengan gembira. Lalu aku jalan lagi pada saat aku lagi dalam perjalanan, seorang pengemis menghampiri ku? Lalu dia berkata.
"nak sumbangannya nak ibu belum makan beberapa hari ini" ? Kata seorang pengemis itu.
"Enak aja kalau mau makan ya kerja dong buk jangan ngemis-ngemis" ? jawab aku.
Lalu aku menolak seorang pengemis itu hingga terjatuh sambil berkata "Minggir" kata ku dengan keras.
Lalu aku menoleh kebelakang melihat seorang pria membantu ibu itu sembari seorang pria itu memberikan uang padanya .
Lalu dalam hatiku berkata " bodoh, apa gunanya dia membagi uang pada pengemis itu buang buang uang saja" ? Tanya aku dalam hati.
Ya sudah lah tak penting juga bagiku harta harta mereka jadi terserah meraka aja mau di apakan harta itu...
Pada saat itu sudah sore hari dan aku sudah merasa lelah dan aku pun kembali kerumah ku untuk istirahat sejenak menghilangkan rasa capek ku. Pada saat aku istirahat aku tertidur, lalu dalam tidur ku, aku bermimpi bertemu seorang ibu pengemis tadi dia berkata padaku ? "Kesombongan mu akan menghancurkan jiwa mu, begitu pula dengan harta yang kau miliki tak ada arti jika harta kau miliki tidak kau sumbang kan kepada fakir miskin. Ingatlah harta yang kau dapat kan itu diberi kan kepada Allah,tuhan mu. Ingat anak muda biar miskin harta asal jangan miskin jiwa ! "Kata seorang pengemis dalam mimpi.
Lalu aku pun terbangun dengan cucuran keringat dingin membasahi tubuhku. Aku berpikir kata ibu pengemis itu, apa maksud dari perkataannya ? "Hmm sudah lah tak penting juga" tanya diriku.
Lebih baik aku lanjut tidur lagi sudah malam juga aku pun masih ngantuk dan lelah...
Dan pada pagi nya pun hari jum'at, dan siang nya aku segera bergegas berangkat ke mesjid untuk menuaikan shalat jum'at berjama'ah.
Lalu aku mendengarkan Khutbah dari ustadz tersebut
Dia berkata pada khutbah nya " sombong, orang yang sombong akan menghilangkan amal shaleh pada dirinya dan Allah sangat tidak suka dengan orang sombong ini , jika kamu memiliki harta yang berlimpah sedekah kan bukan di sombong kan. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima) (QS Al-Baqarah 264).
Dan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam juga bersabda dalam hadistnya : Adapun amal-amal yang membinasakan adalah berprilaku kikir, mengikuti hawa nafsu dan membanggakan diri. (HR Thabrani)
Jadi para jama'ah yang di rahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jika kita memiliki harta yang lebih, sedekah kan lah harta kita kepada fakir miskin agar menjadi berkah dalam hidup kita!" ? Khutbah yang di sampaikan oleh ustadz tersebut.
Akupun kaget dan merasakan cemas pada diriku , bagaimana nanti aku berhadapan dengan Allah, jikalau amal shaleh ku tidak cukup dan iman ku tidak kuat. Aku pun beristighfar dan mencoba muhasabah diri ku menjadi lebih baik lagi dan aku pun mulai rendah diri , aku bersedekah Dan aku mencoba mengejar hidayah lillahi dan merubah diriku...
Sesungguhnya hidayah itu milik Allah dan Allah akan memberikan hidayah kepada siapa yang mencarinya dan kepada siapa yang di kehendaki nya.
Astagfirullah Ala'dzim
Ya Rabbi apakah aku sudah pantas menuju pintu surgaMu ketika hamba sering melupakanMu, Meninggalkanmu dalam hati hamba yang tidak perduli...
Ya Rabbi Hamba sering merasa lengah dan berat dalam melaksanakan ibadahMu dan amal amal solehMu..
Karena tidak adanya rasa cinta dalam hati hamba terhadap DiriMu..
Ya Rabbi engkaulah sang maha pencipta engkau pula sang maha penghancur...
Yaa Rabbi engkau lah yang menciptakan hamba,engkaulah yang memberi rizky kepada hamba tetapi hamba tidak berterimakasih kepadaMu Melainkan hamba berburuk sangka kepadaMu...
Ya Rabbi KebaikanMu terus mengucur kepada Hamba, tapi hamba malah membalasMu dengan kejelekan kejelekan ...
Ya Rabbi pantas kah hamba menerima semua kebaikan kebaikan dan kenikmatan mu itu dikala hamba sering melupakanMu dalam segala hal...
Ya Rabbi betapa SayangNya dirimu terhadap hambaMu meski hamba sering berlaku dzalim terhadap mu dan melupakan Mu..
Ya Rabbi sedangkan hamba tidak taat kepadaMu apakah hamba pantas engkau cintai
Hamba hanyalah orang orang yang suka berbuat maksiat
Tetapi tidak engkau putuskan harapanKu untuk kembali padaMu...
-YudPunk-
YOU ARE READING
Kesadaran Jiwa Seorang Hamba
Short StorySeorang pria pengusaha kaya raya yang sombong dan kikir. Yang bertekad merubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan mengejar hidayah Lillahi ... Selamat Membaca semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi...
