Namaku Aishaa. Aku sekarang duduk di bangku SMA. Aku mempunyai kisah cinta yang agak bodoh, tapi aku hanya bisa menceritakan ini. Kisah cinta ini dimulai dari kelas 7.
Saat aku kelas 7, aku datang ke sekolah. Aku langsung duduk di bangku ku dan menaruh kepalaku di meja. Aku menunggu sahabatku, Chaca. Dia sahabatku sejak kelas 1 dan dia selalu bersamaku. Chaca masuk ke kelas, dan dia memukulku dengan keras. "Aduh, sakit cha" ucapku sambil merengek kesakitan. "Eh, maaf maaf, soalnya lu melamun aja dari tadi." Ucap Chaca.
Aku mendengar suara hentakan kaki dan suara itu menuju ke kelasku. Aku harus gimana ini? Kok aku ngeri? Batinku. Aku keluar dari kelas untuk melihat siapa di luar. Ternyata itu Reza. Reza itu Introvert Boy, beda sama aku yang Extrovert. Aku melihat mukanya, dia agak culun sih, tapi lumayan lah. Ada gosip kalo Reza tuh gak mau temenan sama semua orang, jadi dia maunya sendiri, tenang, enak ya hidup kayak gitu? Aku duduk lagi di bangku ku dengan mata yang sayu. "Padahal niatnya aku pengen tidur, tapi keganggu sama kamu dan Reza, cha." ucapku dengan suara yang serak. "Eh? Beneran? Maaf maaf." Ucap Chaca. "Aku mau coba temenan sama Reza sih." Ucapku. "Boleh tuh, sekalian ajak dia main bareng sama aku." Ucap Chaca dengan semangat. Aku langsung samperin Reza. "Hi, kamu Reza kan? Aku Aishaa." Ucapku. "I... iya... s... salam... k... kenal..." Ucap Reza sambil ragu-ragu. Aku tidak menyangka kalau Reza sampai seragu itu, tapi aku merasa beruntung bisa berteman sama dia, dan aku harus membantu dia walaupun aku belum terlalu dekat dengan dia.
Aku menceritakan hal yang kulakukan tadi ke Chaca. "CHA!! Akhirnya aku bisa temenan sama Reza!!" Ucapku dengan senang. "Serius?! Wah bisa tuh kita ajak main bareng!!" Ucap Chaca dengan lantang. Semua orang di kelasku menghadapku dengan tatapan yang sinis. "Ngapain coba temenan sama anak Introvert?" Sindir mereka. Tapi aku nggak peduli sama mereka, yang penting ada temen aja.
"Cha, aku samperin Reza dulu ya." Ucapku. Aku langsung ke bangku-nya Reza dengan membawa gambaranku. Reza merasa canggung ketika aku dateng ke tempatnya. "Za, kamu nonton kartun ini?" Tanyaku sambil menunjukkan gambarnya. "Oh, iya! Kamu ngeship siapa?" Tanya Reza dengan nada gembira. "Pastinya Sarah sama Richard dong!!" Ucapku. "Eh, sama dong!" Ucap Reza. Aku merasa sangat senang bisa deket sama dia, dan akhirnya kita menjadi sahabat baik. Aku sama Reza memang suka yang namanya "kartun" tapi dia lebih sering nonton kartun.
Bagaimana teman-temannya Aishaa melihat mereka dekat? Tunggu chapter selanjutnya ya;)
-maaf pendek karena ini cerita pertama-
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Boy
RomansaAda seorang anak perempuan yang extrovert bernama Aishaa ingin berteman dengan anak laki-laki yang introvert bernama Reza. Bagaimana Aishaa mengubahnya menjadi extrovert?
