Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.

Bab 1 : Perpindahan

99 4 0
                                        

" Hei miskin ! Cepat kemari ! " kata seorang anak perempuan dalam kelas Scarlett .

" Ada apa ??" Scarlett yang sedang membereskan barang-barangnya sebelum ingin pulang pun , menegok kearahnya dan menatapnya dengan tidak percaya bahwa dirinya diejek oleh teman sekelasnya .

" Kan memang kamu miskin ?? Aku tau kok kalau kamu diam - diam kerja sambilan diluar ! Setelah ini kamu juga pasti akan kerja sambilan ! Menurutmu kira-kira apa yang dapat terjadi jika aku laporkan ke kepala sekolah ??" kata anak perempuan yang bernama Hecate tersebut .

" Apa sebaiknya kita laporkan saja ke guru - guru ?? " kata Hecate ke anak-anak lain yang ada di gengnya .

" Hm? Ide bagus Hecate ! Supaya sampah sepertinya bisa enyah dari sekolah kita ! " kata Lezabel , anak yang satu geng dengan Hecate .

"Jangan ! " kata Scarlett yang sudah panik , takut dilaporkan oleh Hecate dan teman - temannya .

" Cih ! Kalau seperti itu jangan pernah melawan perintah Hecate , sampah !" kata Lilith yang juga salah satu teman Hecate kepada Scarlett .

" Tch " kata Scarlett yang merasa bahwa dirinya tidak memiliki kesalahan apapun kepada mereka.

" Cepat berlututlah dan meminta maaf padaku jika tidak ingin beasiswamu dicabut ayahku ! Secara... Ayahku ini waklikota hehehe" kata Hecate sambil menyilangkan kaki dan tertawa picik.

'uh ! Aku sangat tidak ingin meminta maaf , tapi.... Bila aku tidak minta maaf Hecate akan benar-benar mencabut beasiswaku.... Uh ! Terpaksa !' kata Scarlett didalam hatinya .

" Uh ! Maaf....." kata Scarlett bersujud di kaki Hecate , meminta maaf kepada Hecate .

" Cih ! Dasar tidak punya harga diri ! Sana ! Kamu membuatku jijik ! " kata Hecate sambil meludah kearah Scarlett yang untungnya meleset dan jatuh tepat disebelah Scarlett.

Kedua teman Hecate mentertawakan Scarlett . Hati Scarlett sangat terluka saat itu , namun ia memutuskan untuk mengambil barangnya dan segera berjalan keluar dari kelasnya . Ditengah lorong , Scarlett melihat kearah jam peninggalan terakhir milik ayahnya yang ia pakai di tangan kirinya.

'celaka ! Sudah jam setengah 4 ! Tidak akan keburu ! Bos pasti akan marah ! ' kata Scarlett didalam hatinya . Scarlett pun segera berlari , kearah tempatnya bekerja .

Sedetik setelah Scarlett sampai di restoran tempatnya bekerja , suara teriakan seorang perempuan terdengar oleh Scarlett .

" Scarlett !!! Kemana saja kamu ?! Cepat kemari dan cuci piringnya ! Kita sudah hampir kehabisan piring !" kata nyonya pemilik restoran tempat Scarlett berkerja .

"Maaf nyonya , saya akan segera kesana ! " kata Scarlett sambil memakai sepasang sarung tangan karet yang disediakan didepan pintu dapur .

Scarlett langung mengambil spons , memberikan sedikit sabun diatasnya dan kemudian mulai mencuci piring - piring .

" Ini ! Cepat kerjakan !" kata nyonya pemilik restoran sambil menambahkan satu tumpuk piring lagi didepan Scarlett.

Scarlett terus- menerus berkerja hingga piring yang tertumpuk sebelumnya , akhirnya semuanya sudah tercuci oleh Scarlett , jam kerja Scarlett pun berakhir dan Scarlett mulai berjalan pulang kembali kerumahnya .

"Hanya perasaanku atau langit malam ini terlihat sangat gelap ??" kata Scarlett sambil melihat kearah langit malam.

*Ctar*

Tiba-tiba suara kilat yang besar sekali terdengar di seantero kota tersebut .

" Kaget.... " kata Scarlett sambil mengelus dadanya .

Queen of Red (DISCONTINUED)Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora