Aku dan Seungcheol saat ini sedang berada disebuah tempat, kafe favorit kami. Sudah hampir tiga minggu lebih kami tidak bertatap muka. Seungcheol sibuk dengan urusan pekerjaan nya yang akhir-akhir ini memang sangat padat. Entahlah, pasien dirumah sakit tiap hari nya makin bertambah. Mungkin karena sekarang sedang pergantian musim dan cuaca jadi banyak orang yang terserang penyakit atau memang ada yang sengaja sakit hanya karena ingin melihat wajah Seungcheol, si dokter tampan. Tak ada yang tahu kan?
"apa sesibuk itu sampai tidak bisa memberiku kabar?" tanyaku pada pria yang saat ini tengah duduk di depanku. Matanya yang sedari tadi memandang ke arah luar jendela kini terfokus padaku.
"jika aku sempat aku pasti akan melakukannya sayang, kumohon mengertilah." tatap Seungcheol sambil menggenggam tanganku erat dan mengecupnya sekilas.
"jadi dokter itu tidak mudah, banyak pasien yang harus ku tangani, aku harus ini harus itu harus.."
"jadi pacarmu juga tidak mudah," ucapku memotong perkataannya.
Seungcheol terdiam, mungkin perkataan ku sedikit membuatnya berpikir. Tak lama ia menangkup pipiku, membelainya dengan jari nya yang halus.
"kau pikir menahan rindu denganmu itu mudah? Konsentrasi ku tiap hari kacau karena memikirkanmu. Kau ini memang pandai menyiksa orang." Seungcheol sedikit mengacak rambut lurusnya, menggemaskan.
Aku tersenyum dan tertunduk malu mendengar pernyataannya yang agak berlebihan sekaligus manis, aku yakin wajahku saat ini sudah memerah mirip kepitingyangsedangdirebus.
"Sepulang kerja besok aku ingin mampir ke toko buku. Ada yang ingin ku beli, bisakah kau menemaniku?" pintaku penuh harap sambil mendaratkan jariku di kepala Seungcheol, merapikan rambut hitam pekatnya.
"aku tidak janji sayang." tutur Seungcheol dengan wajah sedikit penyesalan.
Entah apa yang membuatnya terasa semakin berbeda sekarang, aku harap ia benar-benar sibuk dengan urusan pekerjaan nya, bukan dengan urusan lain yang bisa menghancurkan hubungan yang telah kami bangun selama 2 tahun ini. Aku harap bukan begitu. Seungcheol, akumerindukanmu.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.