Seberkas jejak langkah seseorang
Membawanya ke dalam sebuah ruang kosong
Yang hanya ditemani oleh kegelapan
Dengan berselimutkan kain putih dan beralaskan tanah
Pada sebuah ruang kosong yang mencekam
Seonggok daging akan menjadi tulang-tulang rapuh
Yang meninggalkan jiwanya dalam kesepian
Di tengah kerumunan tanah yang mengelilinginya
Sunyi dan sepi
Hanya ketakutan yang menemani jiwa di dalamnya
Meratapi segala jejak yang telah ia tinggalkan
Di atas tanah indah hasil karya Tuhan
Ruang kosong, di sanalah tempat kita memejam dan menikmati kesunyian
Sunyi yang Tuhan ciptakan untuk mengantarkan jiwa-jiwa
Entah pada sebuah istana megah penuh keagungan
atau lautan api penuh kemurkaan
hanya jejak yang mampu menentukan
keagungan atau kemurkaan yang menjadi tempat berpulang
