aku suka mengurung diri dirumah untuk sekedar baca buku, mendengarkan musik atau keluar sebentar untuk menonton tv sambil makan its become habit
tapi untuk anak sesusiaku yang duduk dibangku sma itu sangat sangat membosankan, menurut mereka inilah waktunya untuk berpacaran dan bergaul dengan bebas, pergi ketempat mana saja yg katanya asik untuk ngumpul atau meraka sebut ''kongkow'' dengan grub mereka mau grub watsap pesbook atau grub lainnya yang mereka buat
bukan aku gk suka yg seperti itu tpi aku cukup tau diri kalau aku ikut mereka dengan badanku yg gk beda jauh dengan botol kecap yang ada salah satu dari mereka disangka bawak bawak adeknya lagi diperkumpulan temannya ya aku cukup tau diri dari kemungkinan yg ada
tapi aku dekat juga dengan 2 temen sekolahku yg cowok mereka tidak kalah populer dari ivan yang selalu diributkan semue cewek bedanya mereka gak sombong kayak ivan. vicky dan edo namanya.mereka emang gampang mendekatkan diri dengan siapa pun termasuk aku yg tidak mungkin menolak ajakan pertemanan setelah melihat ketulusan dalam tingkah laku mereka. Dan hanya bersama mereka aku bisa menjadi diriku apa adanya
aku juga menyadari pasti banyak yang berucap dalam hati kadang terdengar juga ditelingku 'ih tampangnya aja pendiam tapi suka kegenitan sama cowok' karna mereka lebih dekat denganku hahaha terserah aja shi aku tidak pernah peduli dengan kata kata mereka. Mereka aja bebas berteman masa' aku gk boleh lagian pertemanan itu cuma ada disekolah. kami tidak pernah bertemu atau membuat janji untuk bertemu diluar sekolah
YOU ARE READING
choosed
Teen Fictionnamaku fani tubuhku yang kecil membuatku minder untuk berteman dan menjadi seorang introvert yang menghabiskan waktu dengan membaca atau menonton tv seharian. Aku jarang memainkan handphone suatu ketika teman sekelasku terjerat skandal yang membua...
