We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

1ًً first

1.1K 199 115
                                        

“seungmin.”

“hm?”

“jangan ngelakuin itu di depan umum.”

“ngelakuin apa? gue cuman nonton film,” seungmin nunjukin layar laptop nya ke hyunjin.

“smiling like that. if people see it, they might fall in love with you,” kata hyunjin dibarengin sama tawaan kecil.

seungmin ngangkat bahunya gak peduli, terus ngelanjutin tontonan nya, “semua orang bisa aja jatuh cinta sama gue. kecuali lo. hyunjin.”

theory

kadang seungmin mikir, kenapa dia bisa punya sahabat yang super playboy kayak hyunjin. iya tau, hyunjin emang ganteng, modal, gak bodo bodo banget. jadi ya gak salah, kalo dia bisa punya banyak pacar di sekolah.

“ipa satu?”

“kak chanhee.”

“ipa dua.”

“jihoon.”

“ipa tiga?”

“renjun.”

“banyak banget sih pacar lo!” seungmin natap kesel cowok di depannya.

“sebenarnya ada lagi satu. anak ips, di kelas gue.”

“siapa?”

hyunjin ngalihin pandangannya ke tempat lain, “gue punya moto, buat gak pacaran sama sahabat gue sendiri.”

theory

“min.”

yang dipanggil ngarahin jari telunjuk nya ke wajah hyunjin, nyuruh cowok itu buat tetap diam. tapi bukannya diam, hyunjin malah masukin jari seungmin tadi ke mulutnya, dibalas pukulan kecil sama seungmin.

“apa apaansih anjir?! diem coba, lo mau kita dimarahin gegara ribut.”

“gue kesel min, sama pemeran utamanya,” hyunjin nyuap brutal popcorn ke mulutnya.

seungmin nautin alisnya bingung.

“kenapa dia gak bilang aja ke si cowok, kalo sebenarnya dia cinta, kenapa harus di sembunyiin segala,” lanjut hyunjin.

seungmin ngehela napasnya, “maybe because she's doesn't wanna lose him, and they're friends.”

“ya kan gak salah kalo dicoba dulu, daripada gak ngelakuin apa apa terus akhirnya malah ditinggal.”

seungmin ngelirik cowok di sebelah nya itu, “ok, if you say that. if you tell me to try. i will confess my feelings to you.”

theory

“loh, kok gak bilang bilang pengen ke sini?”

hyunjin natap seungmin yang berdiri di depan pintu apartemen nya, di tangan kanan cowok itu ada lembaran kertas.

seungmin ngarahin telunjuk ke bibirnya sambil ngedesis pelan, ngelirik ke koridor sebentar, terus maju beberapa langkah.

“baca baik baik ya.” katanya sambil nunjukin kertas pertama.

“hey, today seems like a normal day,” lirih hyunjin.

kertas kedua.

“but i have something special to tell you.”

kertas ketiga.

“i.”

kertas keempat.

“like.”

kertas kelima.

“you,” hyunjin nautin alisnya.

seungmin nyimpan kertas nya, terus natap cowok di depannya, “do you know how i fell about you now? i––”

“that's freaking cool! dapat dari mana lo ide beginian?” potong hyunjin tiba tiba.

seungmin diam.

“gue minjem cara ini ya, buat godain cowok lain,” hyunjin meluk badan seungmin, “thanks seungmin, my friend.”

“i love you so damn much,” lanjut hyunjin.

seungmin ngehela napasnya, “i hate you so damn much.”

theory

“what should i think? that no matter how much i love my best friend. but there's no way for us to be together, is that what is it?”

theory

hello its me💛!
gimana sama work ini?
iya, angst lagi :(
eh gatai deng.

『theory』hyunminStories to obsess over. Discover now