"Airelll!!!" suara itu memekik di telinga ku,ya aku kenal suara itu,suara kedua temanku alias sahabat ku dari kecil yang paling tereceh di dunia,meskipun receh,mereka berdua tetap setia dan selalu menemaniku.
"Airel,lu jalan cepet banget sih,sampe susah napas gua."
Ya,dia adalah Florence salah satu dari temanku yang paling tereceh di dunia,tidak ada yang bisa mengalahkan kerecehannya.Dan tidak ada satu pun orang yang bisa menghadapi kerecehannya itu,semua orang pasti hanya bisa pasrah dan mengelus-elus dada.
"Iya rel,lu jalan cepet banget sih,cape gua ngejar lu doang,jalan lu itu ngalah ngalahin lari marathon 1.000 km tau."
Dia adalah temanku yang bernama Kelsey,dia adalah cewe yang paling feminim di dunia,tapi anehnya dia belum mempunyai cowo?ntah belum ada yang mau,atau gengsi.
"Lu berdua itu lebay banget sih,baru ngejar gua doang capenya udah tingkat dewa,apalagi lari marathon,bisa-bisa yang lain udah sampe finish,lu berdua masih di tempat."
"Yaelah rel,lu enak tinggal ngomong doang,seenak jidat lu ngomong,lah kita,kita cape woy ngejar lu doang serasa dikejar kejar sama polisi."
"Iya rel,lu sedikit simpati gitu sama kita,beliin minum gitu,apa gitu,capek nih."
"Ye itu mah mau lo,lo berdua enak tinggal ngomong,lah gua nya tekor."
"Ya itu mah derita lo rel,lagian siapa suruh jalan cepet banget,mana gak berhenti-berhenti lagi."
"Ya lo berdua gak nyuruh gua berhenti,lo berdua aja lari tanpa manggil gua,mana gua berhenti."
"Ya daritadi kita berdua manggil lu rel,cuma lu nya gak nengok nengok,yaudah kita berdua ngejar lu aja,pas udah deket,baru deh kita panggil."
"Ya itu si salah lo berdua,siapa suruh manggilnya baru,bukannya dari jauh jauh hari."
"Ya ampun rel,lu aja jalannya baru tadi,ngapain gua manggil lu dari jauh-jauh hari,kurang kerjaan banget."
"Ya itu lu tau kurang kerjaan,trus ngapain manggil manggil gue,ngefans lu ya ama gua."
"Dih ngapain amat gua ngefans sama lo,mendingan gua ngefans ama pacar gua,Zach herron."
"Alah mimpi lo ketinggian,awas ati ati mimpi tinggi tinggi nanti jatoh nangis."
"Ya lo juga mimpi ketinggian ya rel,mimpi jadi pacarnya Daniel seavey."
"Yeh daniel mah emang pacar gua."
"Pacar darimana,ketemu aja gak pernah."
"Gua tanya,emang lo pernah ketemu zach?."
"Pernah wle"jawab florence sambil menjulurkan lidahnya.
"Udah deh lo gak usah mimpi tinggi tinggi,urusin dulu sono tukang somay di depan gerbang."
"Dih amit amit gua ama abang abang tukang somay,eh lagian lo juga mimpi tinggi kali."
"Yeh gua mah gak,lo kali tu."
"Gua kagak ya."
"Alah udah gak usah ngeles udah terbukti."
"Lo juga udah terbukti."
"Yeh gua mah gak."
"Boong aja lu."
"Gak."
"Ya."
"Gak."
"Ya."
"Gak."
"Ya."
"Gak flo."
"Ya rel."
"Gak pokonya gak."
"Iya intinya iya."
"Gak flo!"
"Iya rel!"
"Gua bilang gak ya gak."
"Gua bilang iya ya iya."
"Huft gak."
"Ya."
"Gakkk."
"Yaaaa."
"Gak."
"Ya."
"Gak."
"Ya."
"Udah deh kalian berdua berdebat ajaaaa!!pusing tau gak sih gua dengernya,sampe panas kuping gua dengernya."teriak kelsey,dengan nada tinggi dan nafas tersengal-sengal.
"Kalian berdua itu debat cuma karna hal sepele,kalo kalian berdebat terusssss,kapan selesainya!!dan kita gak bakal masuk ke kelas,dan ikut pelajaran,ngertiiii!!"marah kelsey dengan nada naik beberapa oktaf sehingga wajahnya memerah.
"Tuh airel nya duluan."
"Yeh enak banget lu ngomong,tuh florence nya yang mancing."
"Lah kok jadi gua?"
"Udah udah udahhhh!!"teriak kelsey dengan kesalnya.
"Kalian itu ribut aja sih,berhenti apa!!!udah ayo ke kelas,awas aja sampe gua denger lo berdua ribut lagi,gua taro lo berdua di kandang semut."
Airel dan florence langsung mengikuti langkah kelsey yang sudah berjalan duluan karena ia sudah kesal dengan kedua temannya itu yang tidak ada habis habisnya bertengkar,hanya membuat orang pusing saja.
YOU ARE READING
Reda
Teen FictionAirel memiliki masa lalu yang buruk,seperti diputusi pacarnya yaitu bernama Dion demi pacaran dengan perempuan lain,yaitu sisi,ya namanya kedengaran seperti makanan basi jika diartikan. Dion meninggalkan Airel karena memiliki hubungan dengan perempu...
