Tuk...tuk...tuk
Suara ketukkan pintu yang terdengar dari luar rumah.
"Yah siapa?" tanya orang dari dalam rumah.
"Chika ini gue Rendy" ucap laki laki dari dalam kembali.
"lo ngapain sihh datang? Pergi! Gue gak mau liat mukak lo lagi!" bentak Chika kecewa, mengingat semua yang telah dilakukan pacarnya itu padanya
"gue ngaku gue salah, tapi plis... Maafin gue Chik!" mohon randy kembali sambil menyandarkan kepalanya ke pintu rumah Chika yang kunjung belum di buka buka juga.
"Ok gue bakal dengar semua penjelasan dari lo." kata Chika sambil keluar dari pintu dan duduk di sambing randy yang siap mendengarkan semua penjelasan darinya.
"Sory kalau gue suruh lo buat jauhin gue, tapi gue kepancing emosi Chik. Gue cemburu antara loo sama Dhika"
"loo goblok yh? Dhika itu gak siapa siapa gue."ucap chika yang meninggikan nada suaranya.
"Ia gue tauu, gaktau kenapa gue cemburu. Tapi gue nyesal, gue mau mintak maaf sama lo" mohon Randy sambil memegang tangan Chika.
"Iaia gue maafin lo tapi...."Ucap chika gemes.
"apaan?"
"loo harus traktir gue mie bakso" ucap Chika kembali dengan nada sok imut.
"dasar deh pacarku yang satu ini .sukak banget sama bakso. Pantes aja pipinya kayak bakpau"
"ahkkk sakit tauu" rengek Chika yang kesakitan pipinya dicubit Randy.
"tapi bakpaunya busuk"
"Randy jahat" rengek Chika manja
"hahhah, becanda... Yah udah yuk?" ajak Randy sambil pergi bersama Chika.
***
Kringg.......kring...kring
Suara bel sekolah berbunyi tanda bahwa pembelajaran akan segera dimulai.
"Chik!" panggil Dhika mantan kekasih Chika saat di dalam kelas.
"yah?"ucap Chika berbalik merespon Dhika
"soal semalam gue mintak maaf yah gara gara gue ngajak lo ke mol udah buat hubungan lo sama Randy hampir rusak" ucap Dhika merasa bersalah.
"ia gakpapa lagian gue sama Randy udah baikkan kok."
"yah udah dehh, sekali lagi gue mintak maaf yah" ulang Dhika kembali.
"santai aja kali Dhik" ucap Chika sambil pergi meninggalkan Chika.
***
Dua minggu kemudian......
"Chik ada surat buat lo" ucap Citra sahabat chika, yang datang dari kelas sebelah untuk menjumpai Chika
"surat dari siapa?" tanya Chika kembali penasaran sambil membuka surat tersebut.
Saat dibuka surat yang dilapisi amplop putih itu mata Chika tiba tiba mengalir dipipinya menahan rasa sakit dadanya saat surat itu di baca
"Rendy........" teriak Chika histeris sambil memeteskan air mata yang terus menerus mengalir di pipinya
"loo yang sabar yah Chik" ucap Citra sambil mencoba menenangkan Chika yang masih di selimuti oleh kesedihan
"Citra lo jahat tau gak. Loo gak bilang kalau Randy mau pergi ke bandung" ucap Chika yang diikuti isak tangis
"gue gak tau Chik. Gue baru dapat surat itu dari sepupunya dia"
"pantesan aja dia dua minggu ini ngilang, ternyta dia pergii tampa sebab"
Ucap Chika sambil bersandar dibahu Citra yang mencoba tenang juka berada di sisi sahabatnya itu. Tapi rasa sakit belum juga kunjung hilang.
"gue benci sama loo Randy! Benci....." teriak histeris Chika yang membuat ruang kelas yang kosong bergema.
"yang sabar Chik...sabar"
***
Rasa sakit, kecewa, sedih, benci bercampur aduk di dada Chika yang terus menerus mengingatkan dia pada sosok Randy.
Angin menghembuskan rambut panjang Chika yang terliat cantik saat terurai. Sore itu dia hanya ingin menenangkan diri di pantai seorang diri untuk menghilangkan rasa kecewanya terhadap pacarnya itu yang pergi meninggalkan Chika tampa sebab.
"Woii" panggil seseorang yang seketika membuat Chika kaget.
"Bocah pulang aja napa? Udah sore ini" kata seseorang yang sepertinya dia mengenali suaranya.
Saat dia terbalik spontan dia hampir melonjak kegurangan saat yang dihadapannya mengira Randy ternyata jauh dari kenyataan.
Samuel
Yah Samuel murid di kelas Chika yang menjadikan Chika dan Samuel pasangan tom and jerry.
Memang diakui Samuel memiliki wajah mirip Randy yang tinggi, gagah dan tampan. Karena itu tidak heran jika tadi Chika mengira itu Randy.
"Apaan sih garing tau.."
"loo ngapain disini sore sore?"
"yah suka hati gue dong emg lo siapa? Nenek moyang gue aja gak ngelarang gue disini"
"ohh gue tau lo pasti sakit hati kan gara gara ditinggal Randy? Makanya lo jadi pacar gue"
"ogahh..." ucap Chika jijik
"geer amat sih lo santai aja kali gue cuma becanda."
"oh"ucap Chika singkat
"Dari pada loo disini mending lo ikut gua" tawar Samuel pada Chika
"kemana?"
"udah deh gak usah banyak tanyak gue bukan dosen lo" ucap samuel sambil menarik tangan Chika.
Chika hanya merengek kesakitaan tapi dia tidak berdaya karena dekapan tangam samuel sangat kuat.
"Omg....lo serius ngajak gue ke tempat seindah ini?" ucap Chika kagum dengan pemandangan bintang bintang malam di depannya.
"loo kira gue becanda apa!"
"hehehehe sory yah"
"ummm....ohh yah kan lo lagi banyak masalah, sekarang loo bisa teriak sekencang mungkin pasti rasa kecewa lo langsung ilang"
"apaan sih? Orang gilak dong gua"
"Coba aja dulu. Dasar bawel" protes samuel pada Chika
Chika menarik napas dalam dalam dan teriak sekencang mungkin
"gueee benci Randy" teriak Chika dalam langit yang sepi
"nah... Gitu dong gimana rasanya?" tanya Samuel penasaran.
"ia loh benar rasanya lega banget"
"kan yang gue bilang itu benar gk bohong. Lo aja tuh yang bawel nya dari dulu gak ilang ilang"ucap samuel sambil mencubit gemes pipi Chika.
"sakit samuel" rengek kesakitan Chika
Tiba tiba saja suasana hening
"lah kok jantung gue berdenyut cepat yh" ucap Chika dalam hati saat menyadari mungkin dia sudah melupakan Randy dan mulai jatuh hati pada Samuel.
Tiba tiba mata antara samuel dan Chika bertemu. Jantung antara mereka berdua berdenyut kencang seperti ada sesuatu yang dipendam.
***
Keesokannya
"Randy..." ucap Chika terkejut saat mengetahui Randy pulang dari bandung dan menjumpainya di depan rumah.
Kebetulan saat itu Chika dan samuel pulang dari moll mengingat semalam mereka berdua sudah dekat.
" ohhh jadi ini kelakuan kamu di depan aku?" ucap Randy melihat Chika dan samuel jalan sama.
"Dasar yah kamu Chika. Pelacur..." saat Randy mengucapkan kata kata itu sebuah tinjuan tepat di wajah Randy.
"maksud lo apaan hah?" bentak samuel yang amarahnya membara kepada randy.
"loo gak usah ikut campur urusan gue yah. Dia itu pacar gue" ucap kembali Randy sambil mengangkat kerah baju samuel.
"selama ini loo kemana? Lo pergi tampa kabar?" ucap samuel kembali dan menarik kerah baju Rendy juga.
Randy terdiam. Dan tiba tiba tinjuan kembali mendarat dipipi Randy.
"stoppp stopp" ucap Chika yang memecahkan keributa mereka berdua.
"sekarang gue mau nanyak sama loo Chika. Lo milih gue atau samuel?" tanyak Randy yang membuat suasana seketika hening.
"Gue milih orang yang ada saat gue butuh senang ataupun sedih, bukan orang yang pergi dan datang sesuka hatinya seperti jelangkung"kata Chika terurai air mata
"ohhh jadi lo milih samuel" ucap Rendy enteng.
"Ia gue milih Samuel"
YOU ARE READING
The Adventure Of Love
Teen FictionBercerita tentang seorang petualangan cinta dimana disini diceritakan cewek yang ingin melupakan masa lalunya.
