"Mah,,papah mana?" Tanya ku heran,kenapa papah tidak ikut makan bersama.
"Ooh papah,blm pulang,abis papah pulang kita langsung berangkat." jelas mamah,"kamu udah packing kan?" Lanjut mamah.
Aku pun mengangguk,"udah mah barusan aja."
Selesai makan,aku dan mamah mendengar suara ketukan pintu.
"Itu pasti papah,mamah bikin pintu nya dulu ya. Kamu ganti baju dulu sonoh." Aku pun mengikuti perintah mamah dan langsung menuju kamar ku yg di lantai 2.
*****
"Seperti nya aku akan merindukan kamar ini." Ucap ku
Tak mau merasa sedih,aku pun langsung ganti baju.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Baju yg aku pakai hanya simple aja sih.
"Sonya,,udah blm?,mau berangkat nih."
"Iya pah,sonya udah siap."
Aku pun turun dari tangga sambil membawa tas ku.
*****
Di bawah,sudah ada mamah dan papah.
"Ayo sayang." Ucap mamah.
Aku pun mengangguk,langsung kita naik mobil.
*****
"Pah,rumah nya jauh gk?,kalo jauh berarti sonya harus p indah sekolah juga dong."
"Jauh sayang."
"Yahh,tapi sonya gk mau pindah." Rengek ku pada papah.
"Kamu harus pindah sonya,disana sekolah nya lebih bagus." Nasehat mamah,dan papah pun menganggu.
Aku pun mengangguk lesuh,"baiklah."
*****
Setelah berjam jam di mobil,akhirnya aku sampai di rumah baru ku.
"Sayang,ayo turun." Ucap mamah.
Aku mengangguk,dan langsung turun.
Aku melihat rumah itu,cukup besar dari yg dulu.
"Gimana sayang?,bagus gk rumah baru kita?" Tanya papah.
"Iya pah,lebih besar dari yg dulu." Melihat ekspresi ku yg bahagia,mamah dan papah pun tersenyum.
Mamah mengajak ku untuk masuk ke dalam. Rumah ini besar,dan mungkin kamar ku lebih besar kalo disini.
"Sayang,kamar kamu ada di atas ya." Ucap mamah,aku pun mengangguk.
Aku pun menaiki tangga,tapi aku merasa ada yg mengikuti ku,seperti langkah seorang anak kecil. Aku takut,tapi aku berusaha menengok ke belakang.
Aku menengok,tapi tak ada. 'Mungkin cuma perasaan ku aja'-batinku
Aku membuka pintu dan aku terpukau dgn kamar yg sangat amat besar dari yg dulu.
Aku pun duduk di kasur itu,dan membereskan baju baju ku ke dalam lemari.
"Hugh capek juga,istirahat ah." Aku berbaring di kasur dan memenjamkan mata ku.
'Hihihi.'
Aku terkejut,aku seperti mendengar suara tawa anak kecil di kamar ku.
Aku melihat sekeliling kamar ku. Aku merinding. Karna takut, aku pun turun kebawah dan menghampiri mamah yg sedang berbenah.
"Ehh,,,sonya kenapa?,kok kayak orang ketakutan?"
"Mah mah,,tadi di kamar aku denger kayak suara tawa anak kecil." Mendengar itu,mamah seperti kaget mendengarnya,tapi mamah menyembunyikan nya.
"Itu cuma perasaan kamu doang sonya,udah sana kamu tidur,pasti udah ngantuk." Ucap mamah menenangkan ku.
Aku pun mengangguk dan berjalan menaiki tangga.
Aku merinding,takut,akan suara itu lagi. Aku buru buru masuk ke kamar ku dan langsung tidur terlelap di kasur.
Aku berusaha melupakan kejadian tadi.
'Hihihi udah tidur ya??,,yang gk asik deh jadi main sendirian lagi:(.' . . . . .