Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa sudah lima tahun berlalu. Aku merindukanmu ayah...
"Arga bangun nak sudah jam 2" ucap lembut ibu " Iya bu...." Jawabku singkat. Setiap hari, aku selalu bangun di pagi buta. Saat ayam saja belum bangun dari tidurnya, aku sudah bangun dan membereskan rumah. Yaa aku mengambil alih pekerjaan rumah setiap hari senin sampai jumat karena ibuku bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah perumahan elit. Dia pun berdagang nasi uduk di pagi hari, sehingga dia harus memasak dari dini hari dan aku yang membereskan rumah. Jika kalian bertanya kenapa ibumu harus bekerja sekeras itu? , ayahku meninggal 6 tahun yang lalu.
11 Februari 2011
Dini hari...
"Arga.... Argaaa.... Argaa bangun nak, ayah...." Teriak ibu membangunkanku dengan paksa "Hmmmm....ada apa bu pagi pagi" tanyaku terheran " Ayah mu nakk...cepat panggil paman "ucap ibuku dengan panik, aku bergegas pergi ke rumah pamanku yang jaraknya tak terlalu jauh dari rumahku. Setibanya paman datang ayah langsung dilarikan ke rumah sakit, ibu menyuruhku untuk menjaga rumah.
Keesokan paginya, ibu pulang dan memberitahukan jika ayah sakit stroke. Aku tak terlalu terkejut mendengar ayah sakit stroke kebiasaan merokoknya itu pasti menjadi penyebab Ldia sakit stroke.
Ayah menderita sakit stroke selama dua tahun tiga bulan. Ibu dengan sabar merawat ayah, ibu juga yang bekerja mencari nafkah dan mengurusi urusan rumah karena saat itu usia ku baru 10 tahun.
Rabu,08 Mei 2013
Sejak ayah sakit, keluargaku diterpa cobaan yang bertubi tubi.
Hari ini aku berada di titik terendah dalam hidupku, ayah menghembuskan nafasnya yang terakhir. Hari ini aku melihat ayahku untuk yang terakhir kalinya, ibu menangis melihat sang suami pergi mendahuluinya. Orang orang berdatangan ke rumah untuk melayat, aku hanya duduk memeluk lutut dan tatapanku kosong. Aku tidak menangis aku ragu apa benar ayah sudah tiada? tak lama kemudian seseorang memanggilku untuk ikut ke pemakaman ayah.
Tangisku pecah saat melihat wajah ayah dalam peristirahatan terakhirnya.
"Bu...Arga ijin kerja kelompok sore ini ya" pintaku "Iya nak, jangan pulang malem ya"ucap lembut ibu sambil menyiapkan dagangannya.
"Arga..." Ucap lirih ibu "Iya bu" jawabku sambil menggunakan sepatu "Ibu minta maaf ya nak... Setiap hari kamu harus bangun pagi untuk beres beres rumah sedangkan kamu pulang sekolah selalu sore... Maafkan ibu juga jika uang jajanmu sedikit "ucap ibu dengan nada sedih "Ibu... Arga ga suka kalo ibu ngomong gitu... "ucapku sambil menggenggam tangan ibu " ...Arga bersyukur sama keadaan Arga sekarang, Arga rela ko bangun pagi tiap hari buat bantu ibu. Arga yang harusnya minta maaf ga bisa bantu ibu nyari uang kalo sekolah ga ngelarang siswa buat berdagang pasti Arga dagang, dan ibu... Arga sayang ibu" ucapku sambil menghapus air mata dari pipi ibu "Terima kasih nak, ibu menyayangimu juga nak"ucap ibu sambil tersenyum manis.
VOUS LISEZ
My Life
Nouvelles"Hidup Arga dipenuhi berbagai permasalahan hidup, Arga menjadi dewasa saat masih remaja. Arga selalu bangkit dalam keterpurukannya dan dapat menggapai mimpinya"
