Halo perkenalkan nama saya SANTO,Sebelum bercerita banyak alangkah baiknya Saya memperkenalkan diri dahulu secara singkat,Saya adalah anak yang hanya lulus dari sekolah SMK SWASTA di salah satu kota terbesar di jawa,saya bukanlah lulusan dari perguruan tinggi manapun dan saya juga bukan orang yang ahli dalam ILMU TEKNOLOGI DAN INFORMASI.
Sesuai dengan judul yang diatas "NEGERIKU DARURAT SOSIAL MEDIA" adalah sebuah keresahan saya terhadap sosial media yang akhir akhir ini membuat saya sedikit mengurangi penggunaannya.Resah,Cemas dan terkadang khawatir sering terpintas dikepala ketika saya membuka Sosial Media,Salah satunya adalah FACEBOOK.Bisa dibilang saya adalah pengguna facebook yang aktif dengan pengikut sekitar 2k lebih,dan saya sering memposting foto disitu,Bukan untuk pamer tapi hanya untuk saya simpan sebagai koleksi ketika memori di HP tidak muat.Ketika ada orang yang bertanya
Kenapa saya membuat judul
"NEGERIKU DARURAT SOSIAL MEDIA"?
Saya akan menjawab:
Karena sosial media akhir akhir ini sudah membuat saya cemas dan khawatir,banyak penyimpangan yang sering saya lihat di bebagai SOSIAL MEDIA yang saya gunakan,contoh salah satunya adalah FACEBOOK,sebenarnya bukan hanya FB (facebook),saya juga sering menggunakan INSTAGRAM sebagai salah satu Sosial Media yang saya gunakan.Sosial Media yang seharusnya sebagai alat untuk berkomunikasi dengan sesama teman,bisnis dan sarana bermain didunia maya,Akhir akhir ini atau bahkan dari beberapa tahun sebelumnya terkadang terdapat Berita yang menurut saya cukup bisa membuat perdebatan.
Banyak berita yang membuat saya resah dan sampai bisa menjadi perdebatan dikalangan publik,contoh saja tentang PENISTAAN AGAMA,PRESIDEN,PENCULIKAN,KEKERASAN,DRAMA dll.Sebenarnya masih banyak lagi selain itu,Hanya saja menurut saya akhir akhir ini yang sering menjadi sorotan dan sering menjadi berita hoax adalah yang tadi saya tulis.Alih alih mendapat sesuatu yang bermanfaat atau informasi yang penting di sosial media, justru terkadang kita mendapat sebuah wacana yang menurut saya bisa membawa opini publik,perdebatan hingga permusuhan.Seolah memberi pupuk ke tanaman yang sedang tumbuh sama halnya dengan seseorang yang entah sengaja atau tidak menyebar luaskan isu isu yang sedang hangat, seperti belakangan ini yang sedang hangat hangatnya diperbincangkan dinegeri kita karena sebentar lagi akan diadakanya PEMILHAN PRESIDEN yang akan dilakukan pada 2019 nanti, Banyak orang orang yang memposting dan menyebarkan isu isu politik dikedua belah pihak,entah itu untuk menjatuhkan atau menjunjung pilihanya.Sampai-sampai sosial media kita pun terkena imbas dari masalah ini,tak hanya di TV saja perdebatan itu berlangsung, tapi kita juga sering melihat isu isu ini beredar disosial media, baik itu di FACEBOOK,INSTAGRAM,TWITTER,dan YOUTUBE.Kenapa saya hanya menyebut 4 dari sosial media yang ada diindonesia, sebenarnya masih banyak lagi sosial media yang yang ada namun menurut saya hanya disosial media 4 ini sajalah isu,gosip,berita simpang siur ini berkembang secara drastis.
Kenapa berkembang secara drastis dan signifikan?
Karena ke 4 sosial media itu masih memiliki rating tertinggi di negeri ini.Sebenarnya masysrakat kita mempunyai animo yang tinggi terhadap kemajuan internet, menurut data WeAreSocial.net dan Hootsuite 2017 perkembangan penggunaan internet di Indonesia mencapai angka 51% dalam kurun satu tahun.Angka ini terbilang cukup besar dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai angka 265 juta jiwa, data ini diambil berdasarkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Bagaimana besar bukan animo masyarakat kita terhadap penggunanan internet?
Kita bisa tarik kesimpulan kenapa saya menulis ini "NEGERIKU DARURAT SOSIAL MEDIA", itu karena setengah persen dari penduduk negeri kita sudah dan paham tentang internet dan bahkan menggunakanya, tapi penggunaan dan kepahaman dari mereka tidak dibarengi dengan sikap dan menyaring dahulu informasi informasi yang beredar dengan leluasa diinternet, sehingga banyak dari masyarakat kita terpengaruh dengan isu,gosip dan informasi yang tidak jelas dari mana sumbernya.
Kenapa kita mudah percaya dan mudah terpengaruh dengan informasi yang belum jelas sumbernya?
Menurut pendapat saya adalah:
Karena sejak kecil oleh orang tua kita, kita sudah diberi informasi atau cerita yang tidak jelas dari mana asal usul dan sumbernya contoh salah satunya.
Waktu kita kecil kita sering mendengar
"Jangan bermain diwaktu maghrib nanti akan diculik hantu", "jangan menyisahkan makanan dipiring nanti ayamnya mati", secara tidak sengaja kalimat ini terucap oleh orang tua kita dan tanpa orang tua kita ketahui kalimat kalimat ini mengandung informasi yang tidak jelas dari mana asal dan sumbernya,dan yang lebih buruknya karena kalimat kalimta ini sering terucap dan sering kita dengar,kita menjadi terbiasa dengan informasi yang tidak jelas dari mana sumbernya.Dan tidak hanya itu, Disekolah pun juga tidak jauh beda,waktu kita di Sekolah Dasar ( sd ).Seolah kita dititik beratkan untuk membaca,mengingat,menulis,mendengar dan menghitung, sehingga kebiasaan ini akan berdampak ketika kita dewasa nanti.Ketika kemampuan ekonomi keluarga kita hanya bisa menyekolahkan sampai jenjang SMA/SMK,sebenarnya kebiasaan dari Sd tidak akan begitu berubah atau lebih buruknya sama sekali tidak berubah, Inilah yang menjadi kenapa "NEGERIKU DARURAT SOSIAL MEDIA".Buruknya dalam pembelajaran baik itu dirumah dan di sekolah membuat semakin banyaknya penikmat isu dan informasi yang tidak jelas dari mana sumbernya,dan ini pun berdampak ke sosial media kita.Sosial media yang seharusnya menjadi ladang informasi yang bermanfaat untuk kita semua, sekarang berubah seakan menjadi ladang dimana isu dan gosip gosip itu berkembang bak tanaman yang dipupuk dan tumbuh subur.Untuk itu maka mulai dari sekarang marilah kita tanamkan dalam diri kita dan biasakan untuk menyaring informasi terlebih dahulu dan bila mungkin carilah sumber yang terpercaya jika ada isu yang sedang hangat berkembang, karena jika untuk merubah bangsa ini terlalu sulit dilakukan maka rubahlah perilaku,kebiasaan dan sikap dalam menyikapi sebuah wacana atau informasi yang sedang terjadi, dan jangan meng "IYA" kan dahulu jika kita mendengar atau melihat informasi itu sebelum kita benar benar tahu dengan jelas.
Bersambung......
YOU ARE READING
NEGERIKU DARURAT SOSIAL MEDIA
Non-FictionBerawal dari kebosanan saya dengan media sosial yang akhir-akhir ini semakin tidak jelas dengan adanya berita berita miring,gosip dan banyaknya orang yang menggunakan sosial media itu tidak semsetinya.Bukan saya melarang dan membenci SOSIAL MEDIA it...
