prologue

116 8 3
                                        

Ketika suatu saat, semuanya merasa hidup ini penuh dengan arti.Tetapi untukku tidak, kenapa? Karena.. Aku tidak pernah merasakannya.

Bagiku, hidup adalah suatu ujian bukanlah suatu pujian yang harus didapatkan oleh setiap orang.

•••

Tok Tok..
"Ya masuk" ucap ayah dari dalam ruangan kerjanya.
"Yah.. Aku pingin ngomong sesuatu"
"Apa itu? Tolong jangan lama-lama, ayah sibuk"

Aku menghela napas perlahan dengan hembusan malas dicampur kesal.
"Gajadi deh yah, nanti aja"
"Loh kenapa?"
"Aku gamau ganggu ayah"
"Kamu ini, buang-buang waktu ayah aja"

Dengan berat aku tersenyum ketika mendengar kata-kata ayah barusan yang membuat, aku berfikir bahwa aku tidak diperdulikan.

"Maaf yah"
"Yaudah, kamu boleh keluar"
"Tapi ayah bisakan nanti luangin waktu sebentar?"
"Ayah usahain"
"Oke yah.."
Aku pun beranjak keluar dari ruangan ayah, dengan perasaan yang bercampur aduk.

Bukan untuk kali pertamanya aku mengalami ini, sudah.. Sudah berapa kali ya? Aku aja sampai lupa. Aku tinggal dirumah bersama kakak ku, ayah, dan bunda.

Kakak ku cukup usil dalam segala hal, tetapi perlakuan nya sungguh tidak membuatku membencinya. Walau pernah.. Sekali.. Mengumpatnya hehe.

ToBeContinue—

Author pov.
Maaf kalau ada salah kata/typo yaa, karena ini pertama kali aku buat ff hehe

Jadi dimaklumin aja..
Hope u like it!

Oiya perkenalan cast nya di next part yaaa
Author pov end.

BROKEN || FF#PARKJIMIN Where stories live. Discover now