Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

A Day

490 26 4
                                        

Super Junior - A day

You always ask me how much i love you
Sometimes you worry about the distant future that’s far ahead

Hari itu entah kenapa kau terdiam lagi. Memandang kosong halaman belakang rumahmu. Ini seperti bukan dirimu yang aku kenal. Biasanya kau akan mengatakan segala yang terjadi kepadaku. Apa yang kau pikirkan sebenarnya? Apa kau berpikir tentang hal itu lagi? Apa kau takut akan pikiranmu lagi?

Aku mengacak pelan surai lembutmu. Mencoba membuat mata indah itu menatapku. Tapi sepertinya pikiranmu itu lebih menyenangkan, huh?

“Kau bisa bercerita padaku, kau tau?”

Dan kau pun menoleh, menatapku ragu. Ada apa? Itu membuatku ingin membawamu kepelukanku meski aku tak tau tentang apa.

“Junkai…”

“Kenapa kau begitu mencintaiku?” ucapmu sembari menatapku ragu. Aku terdiam menunggumu melanjutkan meski aku telah mendengar perkataanmu ini berkali-kali.

“Maksudku, kau begitu sempurna, tidak ada yang kurang. Tapi kenapa kau memilihku? Begitu mencintaiku yang seperti ini? Ada banyak orang yang lebih dari pada aku diluar sana. Ada banyak orang yang lebih pantas bersamamu.”

Kau menunduk, terpukul dengan pemikiranmu sendiri. Aku benci ini. Ketika hal itu membuatmu bersedih seperti ini. Ketika hal itu membuatmu tidak bersemangat lagi. Ketika hal itu membuat mata indahmu hampir menangis.

Don’t worry, don’t torture yourself
You’re the perfect person for me

Tanganku menangkup lembut kedua sisi wajahmu. Membawa pandanganmu mengarah padaku.

“Aku memilihmu karena hatiku menginginkanmu,” ucapku pelan.

“Aku memilihmu karena hatiku selalu berdetak keras jika berada didekatmu. Aku memilihmu karena hatiku merasa nyaman saat bersamamu.”

Aku tersenyum lembut berusaha meyakinkan sekaligus menenangkanmu.

“Aku tidak sempurna, Yuan. Ada banyak hal yang buruk padaku. Tapi kau disini menyempurnakanku, melengkapiku. Meski memang masih banyak orang diluar sana yang sempurna tapi bagiku kau yang paling sempurna.”

Dan air mata itu pun jatuh perlahan. Membuatmu seketika memelukku dan menangis pelan. Aku tau air mata itu bukan untuk kesedihan. Aku tau air mata itu untuk kebahagiaan. Dan aku bahagia karena bisa membuatmu bahagia.

“Jangan memikirkan hal yang akan menyakiti dirimu, cukup yakin bahwa kau sempurna untukku dan aku mencintaimu. Selamanya.”


Even if you’re just breathing, even if you don’t have makeup on
You’re beauty is dazzling

Pagi itu aku sudah berdiri didepan rumahmu. Ingin menepati janji pergi bersama. Aku tau ini terlalu pagi tapi aku sudah sangat merindukanmu. Aah, aku tidak tau kenapa aku menjadi maniak seperti ini.

Menit berikutnya kau membukakan pintu. Dengan wajah bantal itu, rambut mencuat disana-sini, dan mata yang bahkan tidak bisa membuka lebar. Kenapa dengan seperti ini kau tetap indah?

“Junkai? Kenapa datang pagi sekali? Duh, harusnya beritau aku dulu. Setidaknya aku bisa cuci muka, tidak seperti ini.”

Aku terkekeh dan mengacak rambutmu pelan. Aku tidak tau, tapi sepertinya dengan hanya bernafas saja kau telah berhasil membuatku jatuh untuk kesekian kalinya.


Only thoughts of you occupy my mind
Even when i yearn for something else
Even when we’re far apart for a moment
In the end it’s you, in the end it’s you
It’s so mysterious

Sudah tiga hari aku berada di sini, New York. Menemani orang tuaku mengurus bisnisnya. Sejak pagi aku disini. Tapi otakku melayang pergi. Kenapa harus dirimu? Hanya kau? Otakku terus menerus menampilkan bayangmu. Bukankah kau sungguh kejam? Kau telah menyita segalanya. Hatiku dan pikiranku. Bahkan ketika aku harus fokus menyelesaikan semua ini.

Baru sebentar tapi kau telah membuatku segila ini. Aku tau pada akhirnya semua ini akan tetap berakhir padamu. Pikiranku dan segalanya. Tidak perduli kenapa bisa.


I close my eyes for a while and think of you
You’re so beautiful girl , just you
Just like now, this figure of yours
Is the most dazzling beauty, my girl

Aku memejamkan mata. Mengusir segala hal penat yang terjadi. Seketika bayangmu kembali hadir. Aku heran, setiap mata ini terpejam hanya bayang indahmu yang selalu mampir. Wajah itu, rambut itu, segalanya. Kenapa begitu indah? Kenapa begitu sempurna?

Aku merindukanmu. Sangat.

Aku tidak tau apakah kewarasanku masih tersisa. Satu minggu itu ternyata sungguh menyiksa.

Tepukan di bahu itu membuyarkan semuanya. Aku membuka mataku.

“Pulanglah. Papa tau kau sangat merindukannya.”

Aku terdiam.

“Mama nanti akan mengurus sisanya. Kau bisa pulang.”


I think of you just once a day
It can’t be more, because i’m saving you up
Even the hardest day has sunshine, because  you
Because you’re here , it’s okay, that’s all i need

Aku segera keluar dari mobil. Menghampirimu yang memperhatikan Jianyu dan tertawa lucu disana. Detik berikutnya mata indahmu menatapku. Dan detik berikutnya lagi kau bangkit dan berlari kearahku.

Aku meraih tubuh mungilmu, membawanya masuk kedalam dekapanku. Menjatuhkan kepalaku dibahu kecilmu, menghirup wangi citrus yang begitu khas.

“Selamat datang. Kau sudah bekerja keras.”

Hanya dengan kata itu, hanya dengan pelukanmu, hanya dengan senyum manismu, semua penatku hilang.

Aku tidak tau sihir apa ini. Tapi seburuk apapun harinya, akan menjadi indah karenamu. Tidak peduli seberapa berat, itu tidak akan menjadi masalah karena kau disini.

Dan saat itu juga aku kembali berjanji kepada diriku saat ini dan yang akan datang, aku akan menjagamu. Selamanya.

------------------

Just miss kpop on 2010-2013 era. Dan ditampung jadi songfic. Hope ya like it.

Sys

You •KaiYuan•Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang