Perjuangan Andra mendapatkan cinta Eva Monita.
Tak perduli bagaimana perjalannya, takdir akan selalu menemukan jalannya. Taka da yang bisa mengubah takdir, tapi Tuhan Maha Pengasih dan Penyanyang juga tak sembarangan memilih takdir.
Dalam hidup dan...
Ce Dedeh kembali ke Jakarta karena tidak tega meninggalkan Andra. Ia ingin menebus waktunya yang hilang bersama Andra, memberikan perhatian dan kasih sayang yang belum sempat ia berikan.
Mereka terpisah ketika Andra masih kecil. Bahkan mungkin Andra tak mengenalinya lagi. Selain demi kesselamatan keluarganya, Dedeh terpaksa harus meninggalkan dan menitipkannya pada kakaknya Dedi Junaedi, dengan menjadi TKW di Hongkong.
Suaminya hilang tanpa kabar, sedangkan dia masih dikejar-kejar Beddu, seoarang pria kaya di kampungnya yang memang tergila-gila padanya sejak kecil. Beddu mampu melakukan segala cara untuk mendapatkannya, termasuk mengancam akan membunuh putra mungil Dedeh dan Marwan.
Jadilah Dedi membawa Andra ke Jakarta, sekaligus mengadu nasib di sana. Mereka sudah tak punya apa-apa lagi di kampung. Kerasnya hidup di Jakarta membuatnya terpaksa memberika Andra yang belum genap 3 tahun pada panti Asuhan Al Jannah, milik Babe Rozak dan Nyak Ida.
**** Awalnya kehadiran Dedeh ke rumah panti, membuat nyak Ida dan Babe Rozak curiga. Saat menitipkan Andra di sana, Dedi mengaku dari luar Jawa, sementara Dedeh berbicara dengan logat sunda yang cukup kental. Beruntung, Dedeh berhasil menemukan kakaknya, dan dibawa ke panti untuk menjelaskan.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Dedeh pun di terima untuk tinggal di panti. Ia sudah tak punya harta benda lagi. Dari pada gelandangan, Andra memohon pada Nyak dan Babeb agar mau menerimanya. "Nyak, punten atuh. Biarkan Dedeh sambil kerja di sini, tanpa digaji tak apa. Asal bisa dekat dengan Ujang (anaknya maksudnya) dan bisa berteduh, Gak jadi gelandangan gitu!" mohonnya.
Karena kebutuhan panti yang memang kekurangan tenaga pengasuh, Nyak dan Babe pun akhirnya mengijinkkannya tinggal. Lagi pula mereka tak ingin kehilangan Andra. Jika Dedeh tak boleh tinggal di sana, Andra pun akan mengikuti Ibu kandungnya pergi dari panti itu. Satu hal yang selama ini ditakutkan Nyak Ida. Kehadiran Dedeh di panti membuat hari-hari Nyak Ida terbakar api cemburu, tapi karena gengsi selalu ditutup-tutupi.
Sekalipun makin rame dan pekerjaan panti makin beres, hubungan Nyak dan Babe tampak kian canggung dan tak semesra dulu lagi.