"Najmi..! Cepeetan. Nanti kita telat." Geram, itulah yang dirasakan gadis dengan khas Timur Tengah. Araf, Gadis yang selalu menjadi pusat perhatian semua orang kala dirinya berjalan. Dia duduk di kelas VII D. Kelas favorit. Ibunya dulu pas hamil Araf, tidak suka sama salah satu pemilik toko di pasar, pemilik toko ini keturunan Arab. Dan nggak tahu kenapa Araf jadi mirip orang Arab. Padahal di keluarganya, nggak ada tuh yang punya darah Arab.
"Iya.. bentar. Aku lagi pakai sepatu," balas Najmi dengan suara sedikit berteriak, jari mungilnya masih telaten mengikat tali sepatu. Dia duduk di bangku kelas VIII E salah satu kelas favorit juga, gadis manis polos ini, suka di katain kutu buku sama teman sekelasnya. Dia memang suka membaca buku. Kalau lihat novel atau buku bagus, kayak lihat emas katanya. Dia sekolah di SMPN 03 PEMALANG bersama ke empat sahabatnya.
"Lama banget ya si najmi, mana hari ini upacara, lagi. " gadis tomboy, cuek, dan jago Berantem ini bernama Yanti Kamikaze. Nama ini emaknya ambil dari group KAMIKAZE asal Thailand. Beliau suka banget sama yang namanya Angie KAMIKAZE. Katanya meskipun tomboy, Angie masih tetep cantik dengan khasnya sendiri, udah gitu anaknya nggak mudah di tindas dan sangat pemberani, bisa dibilang galak, cowok aja takut sama dia. Jadi ya nggak heran kalau Yanti jadi tomboy kayak gitu. Dia duduk di kelas VII B.
"Udah sih. Pada nggak sabaran banget sih kalian, masih ada waktu 20 menit kok buat sampai ke sekolah." Sambil memasukan cermin kecil ke dalam sakunya, Nissa meredakan sumbu panas yang di buat dadakan oleh kedua temanya. Nissa mendapatkan kelas VII C. Katanya sih, kelas yang paling bandel. baginya, cermin adalah hal yang terpenting dalam hidup. Gadis yang suka sama warna pink ini, adalah yang paling centil diantara kelimanya. dia selalu mengedepankan penampilan. Dari ujung kaki, sampai kepala harus sempurna.
Dan yang satunya lagi bernama Wiwi. Nama panjangnya wiwi Syadiah Al- mulky. Dialah yang paling pendiam. Gadis dengan mata sipit ini duduk di kelas VIII D, salah satu kelas favorit. meskipun pendiam dan sulit bergaul, wiwi diam-diam K-POPers. BTS, black pink,dan entahlah.. masih banyak lagi adalah girl boy band yang memenuhi kepalanya. Blood sweat and tears adalah salah satu lagu favorinya. Dia punya adik laki- laki yang masyaAllah jahilnya. Dia juga jago masak, lemah lembut dan pandai mengambil hati anak kecil. Benar-benar calon ibu yang baik.
10 menit kemudian.
"Oke.. aku udah siap, ayo kita berangkat. " Tanpa merasa bersalah, najmi tersenyum kepada teman-temanya yang saat ini sedang menatapnya, mengintimidasi.
Merasa tak nyaman, najmi segera melangkah dan membiarkan mereka yang sedang menatapnya tajam.
"Iya.. aku minta maaf. Karena udah bikin kalian nunggu lama." ujar najmi tanpa menoleh Ke belakang.
Dan..
"Kalian mau upacara di situ, hm?" Di tolehnya mereka yang masih tak bergeming dari tempatnya berdiri. Mereka masih memasang wajah kesal.
"Awas aja ya.. kalo kita telat. Lo yang pertama kali gue jitak." Siapa lagi kalau bukan suara Yanti.
"Ya iya lah dia. Masa kita bertiga sih yang kamu salahin" timpal Araf.
"Tau nih najmi, dandannya lama banget. Keburu luntur nih make up aku. Nanti kan kita mau adu kekuatan sama sinar matahari. Pokoknya aku nggak mau tahu. Kamu harus beliin aku bedak baru" nissa tak mau kalah. Ia berceloteh sambil bercermin.
Dan berbagai ocehan dari keempat temanya mulai menyerang gendang telinganya di sepanjang jalan.
Ini kebiasaan mereka. Dan bukan kali pertamanya.
"Terserah kalian deh mau ngomel apa aja. Aku nggak perduli," masih tetap santai najmi justru berlari karena mendengar bunyi bel sekolah.
"NAJMIIIII!!!"
Teriak keempat sahabatnya kemudian ikut berlari.
Najmi yang mendengar itu segera menoleh ke belakang, ia menjulurkan lidah tanpa mau berhenti dari larinya. Kemudian fokus ke depan. ia tertawa lepas. Sungguh, tawanya membuat mereka yang masih di belakang bertambah geram.
Begitulah keseharian Najmi dan sahabat-sahabatnya. Mereka selalu berangkat ke sekolah bersama, bercanda, tak jarang juga marahan sampai nangis berjama'ah.
Oh iya.. mereka juga suka gila-gilaan. Eits.. bukan gila-gilaan seperti anak muda kebanyakan ya.. mereka senang tidur bersama. Di lantai yang hanya beralas kasur tipis. Dan sebelum tidur mereka bermain
Ular tangga. Yang kalah wajahnya di lukis pakai spidol. Sederhana, namun sangat berkesan.
❤❤❤
✏ Kritik dan saran sangat membantu, sobat.
✏ Part ini khusus buat sahabat-sahabatku yang ter.. ter.. terkamvret 😆
