eps1

7 0 0
                                        

'caramel rasya putri permana '

Hari senin adalah hari yang sangat menyebal kan bagi para siswa siswi SMA JAYASAKTI karna akan ada upacara bendera yang sangat membosankan

Terlihat seorang gadis cantik yang tengah berdiri di kerumunan barisan wanita saat upacara wajah dia sangat cantik dan manis gadis tersebut nampaknya sangat kelelahan hingga wajah dia sangat pucat saat terkena paparan sinar matahari

Ketika petugas upacara sedang membacakan teks Pancasila tiba tiba saja gadis tersebut pingsang

brukk

Untung saja teman yang di belakang gadis tersebut memeganginya para pengurus OSIS membantu membawa gadis tersebut ke UKS sekolah

***

Mata gadis tersebut sedikit demi sedikit membuka gadis tersebut masih mengedipkan matanya untuk memposisikan cahaya yang masuk ke dalam matanya gadis tersebut sadar bahwa dia sedang berada di UKS sekolah karna mencium bau obat obatan yang sangat menyengat gadis tersebut bernama"Caramel Rasya Putri Permana"

"Akhirnya lo bangun juga put"ucap Andika sambil memberikan segelas air putih kepada putri

Andika akbar saputra adalah ketua osis dari sma jaya sakti

Putri meminum air yang telah di berikannya oleh Andika kepadanya"kok gue bisa ada di sini sih?sambil memberikan segelas air nya kepada andika kembali

"Tadi pas upacara lo pingsang"ucap Andika sambil mengambil gelas yang di tangan Putri

"Ooh yaudh makasih ya udh bawa gue kesini sekarang gue mau kekelas"ucap putri beranjak dari tempat tidurnya

***

Kini Putri sudah berada di kelasnya setelah di antar oleh Andika putri duduk bersama temannya yang bernama "Dila putri utami"

"Udah mendingan put?tanya Dila sambil memegang kening putri

"Udh ko"ucap putri dengan sura lemah

"Yaudh yu kita ke kantin beli makan pasti lo blm makan kan?"tanya Dila

"Hehe tau aja lo nih"ucap

Kini Putri dan dila sedang berjalan melewati koridor sekolah untuk menuju ke kantin sekolah
Selama di perjalanan menuju kantin banyak sekali yang membicarakan putri dan dila

"Duhh si caramel nambah cantik ajasih"

"Namanya putri bgo bukan caramel"

"Kan nama dia ada caramel nya juga anzeng"

"Serah lu"

"Nambah imut aja nih putri"

"Dila juga nambah gede aja"

"Gede apanya anjir"

"Gede pipinya mksd nya"

"Nagapin pada ngeliat mereka berdua cantikan juga gue"

"Bidadari gue dateng"

Pelukan Terakhir.Donde viven las historias. Descúbrelo ahora