Tema : Sahabat
"Aku mencintaimu" ujar Arya sambil menatap lekat wajah Aira dengan serius.
Sejenak suasana menghening, dan tiba-tiba Aira tertawa keras
"Hahaha..., kau selalu saja bersikap konyol." Aira meletakan jari telunjuknya dihidung Arya.
"Aku tahu kau pun memerasakan apa yang aku rasakan. Kau mencintaiku juga kan Aira?" Arya menggenggam erat tangan Aira.
"dasar bodoh, tentu saja aku mencintaimu, bahkan sejak dulu. Kau sahabat masa kecilku, bagaimana mungkin aku tak mencintaimu." Aira mencoba menyembunyikan kegundahaannya. Dia sadar betul masa ini akan datang.
"Aira, aku mohon menikahlah denganku" ucap Arya lirih
"Hey..., bodoh kita ini sahabat dari kecil, dan akan begitu terus untuk selamanya." Aira perlahan menarik tangannya dari genggaman Arya.
"Tidak Aira, aku ingin kau menjadi istriku." Suara Arya semakin memelas.
"Itu tidak mungkin Arya" ucap Aira
"Mengapa?" tanya Arya
"Karena kau sahabatku dan tidak bisa lebih dari itu." Aira memalingkan wajahnya dari tatapan Arya.
"Bohong! kamu bohong, aku tahu kau pun mencintaiku" ujar Arya sambil menahan amarahnya.
Aira berusaha tetap tenang, dia tak mau Arya sahabat baiknya itu merasakan kegundahan hatinya.
"Ya..., sebentar lagi kamu akan menikah dengan Raisya, gadis pilihan orang tuamu, jadi tak semestinya kamu bersikap seperti ini" ucap Aira, yang tetap memalingkan wajahnya.
"Tapi kamu tahu, aku tidak mencintainya, orang tuaku hanya tak enak hati karena terlalu banyak berhutang budi pada orang tuanya Raisya" bantah Arya
"Mengapa? Raisya gadis yang cantik, baik, dan berpendidikan. Apa kurangnya dia, kamu bodoh!" Aira membalikan wajahnya dan menatap wajah Arya
"Orang tuamu tahu yang baik buatmu, dan mereka hanya ingin kamu bahagia" lanjut Aira
"Tidak! mereka tidak tahu, kebahagianku adalah denganmu." Arya kembali menggenggam tangan Aira, tapi kali ini Aira berusaha menepisnya.
"Sudahlah. Sampai kapanpun kita akan tetap menjadi sahabat." Aira berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Arya.
Maafkan aku Arya, aku tak bisa menolak permintaan ibumu, untuk membujukmu menikahi Raisya.
jumlah kata : 300
Fiksi
