Prolog

15 3 1
                                        

Ada kala seorang jendral menjadi lemah yaitu, pada saat dia rindu pada sang ratu.Sama halnya yang dirasakan oleh Budi hari ini, menembak musuh lebih mudah menurutnya dibanding harus melawan rasa rindu yang sedang di rasakannya, seorang gadis yang berhasil menundukan Budi
Yang dijuluki si mata elang  oleh kalangan para penembak dari kota kota besar, menembak hanya hal biasa baginya... satu orang, tiga orang, atau lima orang hanya hal yang mudah baginya, karna dia tidak memiliki salah satu dari lima emosi, dia tidak memiliki rasa takut sedikit pun, hanya kemarahan dan dendam yang melintas di hatinya dan keberanian yang tak terbatas membuatnya tidak terkalahkan.
Rizal si mata elang sahabat  Budi selalu ada di belakangnya,kota demi kota dan wilayah demi wilayah dapat mereka kuasai dengan mudah,sampai akhirnya mereka berada pada puncak kejayaan,Budi menjadi Master agung,dia menguasai separuh dari daerah kekuasaannya sedangkan separuh lagi dia percayakan pada Rizal  sahabatnya .....
sampai tiba saatnya yang dinamakan sahabat berubah menjadi penghiat , ternyata Rizal meliliki tujuan lain , dia mengadu domba antar daerah milik Budi
semuanya jadi kacau, tidak ada yang percaya pada Budi lagi ....Rizal mengedarkan kebohongan besar semuanya brakhir .Budi turun dari jabatnya, dia di usir dari wilayah kekuasaannya sendiri, api dendam yang dulu padam kembali berkobar, dia harus memulainya lagi dari awal..... Dendam akan terbalaskan.... Duka,penderitaan,kesedihan. Akan kembali dia rasakan...  semua hal yang dulu harus dia rasakan dan perjuankan akan terulang, dendam,dendam,dendam yang hanya ia rasakan...apakah semuanya kan terbayar?
                   Dan perjalanan dimulai.!!!

#follow ok
#kasih bintang

BerubahWhere stories live. Discover now