Kesusahan Jaehyun yang memiliki kekasih yang sangat populer di kalangan seluruh teman-teman kampusnya. Bukan hanya wanita, tetapi lelaki seme pun ikut memperebutkan kekasih cantiknya itu.
Dan lebih parahnya lagi. Kekasihnya itu sangatlah baik hati, bahkan tak segan menerima ajakan makan malam dari teman sekelesanya. Katanya, "Tidak baik menolak ajakan makan malam geratis Jae." Dan Jaehyun hanya bisa mengelus dada saja.
Tak hanya sampai di situ. Taeyong terus-terusan membuat Jaehyun memgeluarkan tanduknya seperti banteng yang melihat warna merah.
Seperti saat ini. Jaehyun menggeram rendah saat melihat dari kejauhan kekasihnya sedang berbicara dengan sangat riangnya bersama 'musuh' bebuyutan Jaehyun di depan kelas lelaki cantik itu. Memang kelas mereka berbeda, karena Jaehyun mengambil kelas Ekonomi dan Taeyong kelas Sastra.
Dengan kesal pria tampan itu berjalan cepat dan menarik tangan Taeyong dengan kuat, menyembunyikan miliknya itu di belakang tubuh tegapnya.
"Ada perlu apa dengan kekasihku Seo?" Tanya Jaehyun dengan penekanan di kata 'kekasih'.
Johnny. Pria campuran itu tertawa pelan melihat raut wajah Jaehyun.
"Emm,,, aku memberikan kekasihmu coklat, dan sepertinya dia menyukainya. Ya kan Yongie?" Tanya Johnny dengan kedipan matanya pada Taeyony.
Si pria cantik yang tak sadar kondisi itu malah tersenyum sangat lebar dan mengangguk semangat. Dengan cepat ia berdiri di samping Jaehyun dan dengan bangganya memamerkan coklat batangan yang di berikan Johnny.
"Lihat Jae, Johnny memberikan aku coklat ini, rasanya sangat enak, kau mau coba?" Masih dengan kebahagiaannya, Taeyong memaruh sedikit coklat pemberian Johnny dan mendekatkannya ke depan bibir Jaehyun, namun si pria tampan itu dengan cepat menepis kuat tangan Taeyong, sehingga coklat itu terlempar jauh.
"Jangan mengujiku Lee Taeyong." Ucap Jaehyun dengan nada dinginnya.
Taeyong yang mulai sadar kondisi pun terdiam dan perlahan menatap ke arah Johnny.
"Emm,,, Johnny, sepertinya coklat ini sudah tidak enak lagi. Aku kembalikan ya..." Dengan cepat Taeyong meraih tangan Johnny dan meletekkan sisa coklat itu di tangannya.
Setelah itu, dengan cepat Jaehyun menarik tangan Taeyong dan membawa kekasihnya itu ke area parkiran. Membuka pintu mobil penumpan dan mendorong tubuh Taeyong ke dalam mobilnya, setelah itu menutup pintu dengan kuat, membuat Taeyong sedikit tersentak kaget.
Taeyong hanya mampu menunduk takut. Selalu seperti itu jika Jaehyun marah. Wajah malaikat itu akan berubah seketika menjadi devil. Taeyong menutup rapat matanya dan mencengkram erat tali sabuk pengamannya saat dirasakan Jaehyun mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Ckiiittt
Tubuh Taeyong terdorong ke depan saat dengan tiba-tiba Jaehyun mengerem mobilnya. Mata proa cantik itu masih setia tertutup, tak berani menatap Jaehyun sama sekali. Sampai pintu bagian tempat duduknya terbuka dan tarikan tangan besar di rasakannya, barulah ia membuka matanya.
"Kenapa?" Tanya Jaehyun. Taeyong yang masih heran pun hanya bisa menggeleng cepat, takut semakin membuat pria tampannya marah.
Dengan perlahan Jaehyun membukakan sabuk pengaman Taeyong dan membawa lelaki cantik itu turun dari mobil.
Taeyong yang tak tau ia sedang berada di daerah mana hanya bisa mengikuti tarikan tangan Jaehyun. Matanya melirik sekitar yang terlihat sangat sepi, hanya ada sebuah bangunan besar di depan sana. Dan saat memasuki pintu utama bangunan itu, Jaehyun di sambut dengan ramah oleh security.
KAMU SEDANG MEMBACA
Conqueror Of Love (JaeYong)
Romance(1st #sweetlife 2 Maret 2019) Ini cerita terlalu banyak manisnya, di sarankan yang takut terkena diabetes menjauh. Pokoknya ini tentang (Oneshoot) JAEYONG.
