"Li lo sebenernya cinta ama prilly kan."Serius Sahabatnya Kevin.
"Apa si vin siapa yang cinta coba ngaco lo."balas ketus ali.
"serah lo li asal jangan permainkan hati cewek li prilly itu cewek dia juga punya perasaan bukan seenaknya lo permainkan seperti ini ngerti lo juga udah sakitin diri lo dan hati prilly inget karma bro."jelas kevin kepada sahabatnya.
"apa si gue juga tau kali kenapa lo ceramahin gue mulu setiap hari capek gue."ketus ali sambil meninggalkan sahabatnya. sedangkan kevin hanya menggelengkan kepala melihat sifat sahabatnya yang satu ini.
"arghhhhh....."teriak ali sambil menendang batu kecil kecil dihadapannya.
"Iya Gue Sebenernya Cinta ama lo prill tapi gue gengsi menyatakan semuanya karena setiap kali kita ketemu kita selalu bertengkar gue juga udah janji gax bakal cinta ama lo gue udah janji kepada kevin maafin gue prill gue tau gue salah tapi asal lo tau hati gue akan tetap menjadi milik lo walapun nanti ada penggantinya tapi itu cuma hanya sekedar pelampiasan prill."teriak ali sambil menangis. lalu ali beranjak dari taman dia pulang kerumahnya dengan keadaan acak acakan.
"Assalamualaikum."ucap lesu ali sambil memasuki rumahnya dengan keadaan acak acakan.
"Wa'alaikumsalam...."jawab Mamah Eci dan Kaia bersama lalu ia berjalan mendekati ali lalu ali mencuim punggung tangan mamahnya
"Masya Allah lo li kalo pulang selalu dengan keadaan yang tidak memungkinkan."ucap Kaia sambil menggelengkan kepalanya. tetapi ali tidak menghiraukan ucapan Kaia.
"Mah Ali masuk kamar dulu yah."ali pergi kekamarnya.
"Mah sebenernya tuh ali kenapa kalo pulang sendiri pasti kek orang habis kesurupan gax memungkinkan."kepo Kaia kepada Mamahnya.
"mana Mamah tau Kai tanya aja ke ali."Jawab mamah eci lalu mamah eci beranjak kedapur. sedangkan Kaia hanya menghembuskan nafas pelan lalu ia pergi kekamarnya sendiri.
"illy Kayaknya Ali Suka deh sama lo bahkan bisa dikatakan itu Cinta."ucap Mila sahabat illy.
"apa sih lo mil gue kan udah gue bilang ya ama lo gue itu gax suka sama ali kalo pun dia suka sama gue bodo amat deh."balas ketus illy sambil memutar jengah matanya.
"alah....lo bilang gax suka itu mulut lo sebenernya hati lo tuh suka bahkan cinta illy inget karma illy."cerocos mila.
"udah deh mil bahas yang lain apa kagak bisa sih gax usah bahas kek gitu mulu tiap hari bosan gue dengernya."balas ketus illy.
"gue cuma bilang aja ke lo illy inget karma illy walapun lo sudah janji jangan dipaksakan nanti malah lo sakit sendiri gue gax mau sahabat gue sakit karena soal cowok."Ucap Nasehat Mila ke illy sahabatnya.
"iya mila gue tau kok lalui aja deh alurnya kek gimana klo ali beneran suka sama gue biarkan dan klo gue suka juga biarkan."santai illy.
"ya udah tapi klo lo beneran suka sama ali bilang ke gue yah jangan lo pendam sendiri nanti lo sakit hati galau nangis kejer."ledek mila kepada illy.
"iyh mila bawel banget deh...udah yuk cabut."bales illy lalu illy mengajak mila balik kerumah masing masing.
Keesokan Harinya Sekolah Tunas Bangsa Sudah ramai dengan siswa siswi yang berlalang kesana kemari. kini illy sudah sampai disekolahnya bersama mila sahabatnya lalu ii langsung masuk kekelas tetapi dikoridor kelas ii melihat ali dan kevin. ali dan kevin seperti mila dan ii dia juga memasuki kelasnya kebetulan kelas ii dan ali sama.
"aws....."keluh ii saat dia memasuki kelas ia ditabrak oleh ali karena masuk kekelas bebarengan dan pintu kelas gax muat untuk masuk dua anak.
ESTÁS LEYENDO
Prilly, I Love You
Fanfiction"pokoknya gue gax mau jatuh cinta sama prilly atau sama siapapun."ucap seseorang yaitu ALINDIGO SYARIEF "apa.an sih lo mil gue kan udah pernah bilang ama lo kalo GUE GAX SUKA ATAUPUN CINTA SAMA ALI dan kalo pun ali suka sama gue bodo amat deh."ucap...
