*TREETTT*
Suara nyaring yang keluar dari benda itu membuatku terbangun dari alam mimpiku, yah setiap pagi benda itu lah yang membangunkan dan benda itu adalah jam beker kesayangan ku sejak umurku 8tahun, dan sekarang umur ku sudah menginjak 19tahun. Aku kuliah di Universitas Jakarta, dan aku sudah menginjak semester 2, dan sekarang liburan telah tiba.
"Avi liburan ini mama sama papa akan kirim kamu kerumah kita yang di Cianjur" mama membuka omongan saat sedang sarapan pagi.
"Tapi rumah itu kan gak pernah ditempatin ma" jawab aku kepada mama
"Iya Vi tapi disana sudah ada bi Imah yang bersihin rumah" sambung mama
Dan aku hanya terdiam, tidak menggubris perkataan mama yang akhir, aku hanya fokus terhadap sarapan ku, 5menit kemudian makanan ku telah habis, dan aku segera mengambil kunci mobil dan pamit kepada kedua orang tuaku.
"Ma pa Avi berangkat ya" ucap ku sambil menyalimi tangan kedua orangtuaku
"Lh kamu masih ada kelas Vi?" tanya papa
''Iya pa kelas terakhir di minggu ini" jawab ku sambil melangkah untuk segera berangkat
Saat di perjalanan aku mengemudi dengan kecepatan yang sedang sambil mendengarkan musik kpop dari BTS-Fake Love, ya aku sedikit menyukai hal tentang Korea.
Sesampainya aku di kampus aku berjalan dengan santai karena kelasku masih setengah jam lagi. Lalu ada yang memanggilku dari arah belakang
"Avilla,, tunggu" panggil seseorang itu
Lalu aku menghentikan langkahku dan aku membalikan tubuhku
"Oh iya haii" sapa ku pada kedua orang itu
Mereka adalah teman ku sejak SMA dan itu adalah Saras dan Aruna
Dan dengan langkah yang lumayan sedikit berlari akhirnya mereka sampai di depan ku
"Jadi lo liburan semester ini kemana Vil? tanya Saras
"Gua sih sebenernya pingin ke Swedia tapi gak boleh" jawab ku sedikit lesu dengan apa yang aku katakan
"Kalo gua sih dirumah aja ni" kali ini Aruna yang bicara
"Tapi bonyok gua suruh gua kerumah yang di Cianjur" tambah ku lagi
"Sama si gua di rumah aja" kata Saras "oh ya Vi, bukannya rumah itu udah lama kosong ya" tambah Aruna lagi
Dan aku menganggukkan kepala ku
"Hati hati lo ada hantu" canda Saras
Dan aku hanya tersenyum
Tak ingin berlama-lama mengobrol di tengah jalan akhirnya kami pun jalan menuju kelas kami yang berada di lantai 3 dan kita ber3 mengambil jurusan kedokteran.
YOU ARE READING
Makhluk Lain
Horrorini kisah mistis ku selama tinggal di sebuah rumah yang di bilang sangatlah besar. aku merasakan hal aneh saat aku tinggal baru 1 minggu. saat hal menyeramkan itu terjadi aku mengundang kedua teman ku namun, naas kehadiran kedua teman ku malah...
