1

7 0 0
                                        


Hari ini adalah hari peringatan kematian saudara kembar ku , dan hari ini aku dan keluargaku bersiap untuk berangkat menuju ke pemakaman saudara ku di kuburkan .

Sejak tadi aku hanya melihat ibu yang dari tadi malam dia hanya memandangi foto dari kembaran ku dengan mata yang berkaca-kaca , seolah menyesali apa yang telah terjadi padanya . Aku mendekati nya dan berkata padanya " Bu sudahlah , ayo kita berangkat sekarang . Ayah dan yang lain sudah menunggu kita Bu " sahut ku .
Sambil meletakkan foto kembaran ku kembali dia mengusap air matanya yang sempat jatuh , tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dia beranjak dari tempat itu dan menuju mobil.

Author POV

Dia adalah Kim taehyung seseorang yang ingin merasakan kembali bagaimana di sayangi dan di cintai . Dia adalah seorang anak yang terlahir dari keluarga berada dan dia memiliki saudara kembar yang bernama Kim Taehoo, mereka terlahir kembar tetapi bukan identik . Mereka berdua berbeda dalam hal apapun .

Sesampainya mereka di pemakaman , tanpa mengeluarkan kata apapun mereka menuju ke kuburan Kim Taeho . Ibu yang sedari tadi menahan tangisannya tak tahan membendung nya lagi dan pecah lah tangisan ibu . Ayah yang berdiri di samping ibu merangkul nya dan berkata " sudahlah sayang , jangan membuat Taehoo di sana bersedih dengan melihat mu menangis , dia tak ingin melihat mu bersedih karena nya "
Ibu kembali mengusap air matanya dan coba untuk tegar dalam menghadapi nya .

Taehyung POV

Apakah kau senang disana Taehoo? Apakah sudah puas dengan meninggalkan ku dengan rasa benci dan rasa bersalah . Apakah kau tau , kau pergi dengan meninggalkan ku beban yang sangat berat .
Kau membuat ku sama sekali gak memiliki kebahagiaan di dunia karna mu , apakah kau tahu itu ? Seperti apa mereka memperlakukan ku , apakah kau sudah puas ? Kau pergi dengan cara mu dan Tampa adanya pamitan kepadaku .

"Bu berhenti lah menangis , jngn membuat Taehoo disana merasa sedih Bu "

"Diam kau !!! Apa perduli mu dengan dia "

" Apa salah ku Bu ! Dia mati atas kemauan dia , kenapa ibu seperti ini terhadap ku"

Plak!

Ibu menampar ku di hadapan keluarga ku

"Jika bukan karena kau dia pasti masih hidup!!! Pergi dari sini kau sialan ! "

Aku hanya menahan amarah ku dan tangisanku . Aku mencoba untuk kuat dalam menghadapi nya , tapi itu benar bukan salah ku . Aku hanya menggenggam tangan ku dengan menahan semuanya .

Tiba-tiba ada yang menarik tangan ku , dan aku melihat ke arahnya . Dia adalah adik perempuan ku Kim Taerin , dia membawa ku jauh dari pemakaman dan menuju mobil . "Ayo kita pergi dari sini kak "
Hanya dialah yang peduli terhadap ku dalam keluarga ku dan selalu ada untuk ku kapan pun .

Taerin POV

Semoga saja ibu tidak mengungkit atas kematiannya kak Taehoo di pemakaman nanti , aku tidak tega melihat kak taehyung di perlakukan seperti itu . Karna aku tau bahwa itu bukan salah nya .

Yang ku takutkan terjadi , ibu lagi-lagi menyalah kan kak taehyung. Aku gak sanggup melihat kak taehyung di perlakukan seperti itu , lebih baik ku bawa pergi kak taehyung dari sini .

"Ayo kita pergi dari sini kak" sambil ku menarik tangannya untuk menjauh dari sini .

Sesampainya kita di mobil , aku melihat kak taehyung yang menahan segalanya dengan mengepalkan tangannya . Aku mencoba menenangkan nya dengan memeluk nya
"Tidak apa kak , itu bukan salah kakak . Jangan di tahan kak tangisin aja kak , Taerin bakalan jagain kakak " sahut ku .

Setalah kak taehyung nangis sejadi-jadinya di pelukan ku , dia berkata "Taerin-na yuk kita pergi dari sini , kakak udah gpp kok"
Kita pergi dari tempat itu dan aku bertanya kepadanya " kita balik ke rmh kak ? Apa mau ke tempat lain " sahut ku. "Kita ke apartemen kakak aja , tapi singgah ke rmh aja dulu soalnya kakak mau ngambil baju kakak " .

Gak lama kemudian kita sampe di rmh ,aku ngelihat kak taehyung buru-buru langsung masuk terus dia langsung ke kamar , aku ngikutin dia sampe kamar. " Kakak bakalan tinggal di apartemen lagi ? "

"Iya , kakak gak bakalan sanggup tinggal di rumah . Kakak gak mau ibu jadi sakit cuma gara-gara Kakak "

"Yauda itu keputusan kakak , nanti Taerin bakalan sering datangi kakak di sana . Biar kakak gak sedih lagi "

" Klo Taerin mau ke sana , jangan sampe ibu tau . Nanti Taerin gak di kasih ibu keluar rumah lagi "

"Iya kak , udah yuk buruan kak ".

Setelah itu aku dan kak taehyung pergi ninggalin rumah dan menuju apartemen kak taehyung . Dan akhirnya kita sampai di apartemen nya kak taehyung , dan apartemen ini udah lama kak taehyung beli hasil dia kerja magang saat dia masih di bangku sekolahan , memang kita orang berada tapi ibuku selalu memperlakukan kak taehyung tidak adil . Kak taehyung memang satu sekolah dengan ku dan kak Taehoo dulunya , tetapi tidak ada yang tau jika kami bersaudara dengannya . Kak taehyung selalu dia ancam ibu jika dia memberi tahu kepada orang-orang jika dia adalah anaknya .

Semenjak itu kak taehyung sebisa mungkin membiayai hidupnya dengan kerja part time , dia berusaha untuk pergi dari rumah dengan mengumpulkan uang untuk membeli apartemen ini , dan nenekku lah yang membayari uang sekolah kak taehyung sebelum dia meninggalkan kami . Hanya aku dan nenek lah yang perduli dengan nya , ayah ku ? Dia sibuk dengan pekerjaan nya yang hanya pulang setahun sekali dan itu pun hanya seminggu , jadi dia tidak pernah tahu apa yang terjadi di rmh kami .

"Wah sudah lama aku tidak kemari ya kak "

"Iya ,kamu kan terakhir kali kemari waktu nenek masih ada . Dan setelah itu kamu kuliah keluar negri . Jadi ya sekitar 6 tahunan kamu gak kemari , dan kakak juga udah lama gak kemari ".

Kami pun , membereskan apartemen ini . Aku pun melihat apa-apa saja yang di perlukan kak taehyung buat tinggal disini .

" Kak Taerin mau pergi ke supermarket dulu ya , mau beli keperluan kakak . Kakak mau makan apa ? Biar Taerin masakin "

" Yaudah , terserah kamu aja Taerin "

"Oke klo gitu aku bakalan masak nasi goreng kimchi sama telur dadar . Taerin pergi dulu ya kak"

Author POV

Setelah tadi yang terjadi di pemakaman , taehyung pun merasa dirinya lebih baik untuk tidak memperlihatkan wajahnya lagi di depan ibunya . Dia sangat merasa berterima kasih kepada Taerin , dengan membatu nya untuk pergi dari pemakaman tadi .

Sesampainya mereka di apartemen , taehyung kembali mengingat masa dimana dia berjuang keras untuk mendapatkan apartemen ini . Dengan kerja part time di cafe , restoran , pet shop , dan bahkan menjadi kuli bangunan. Sebenarnya nenek nya bisa memberikan apartemen yang lebih baik dari pada ini , namun taehyung tidak ingin menyusahkan neneknya. Di bilang bahwa dia ingin merasakan bagaimana mendapatkan uang dengan jeripayah sendiri.

"Melihat apartemen ini membuat ku sedikit lega , tidak ada yang membuat ku bersedih disini " gumamnya

Taehyung terdiam sejenak setelah melihat sebingkai foto yang telah berdebu tepat di sebelah tv , menampilkan sedikit senyum di wajah taehyung. Kemudian taehyung menggambil foto tersebut dan membersihkan nya dari debu yang sudah lama menutupi bingkai foto tersebut .

"Apa kabar nek ? Taehyung sangat rindu , taehyung ingin di peluk nenek ............. Seandainya bisaaa......." Gumam taehyung

Sesaat taehyung sedang memandangi foto tersebut , ponselnya berdering menyatakan ada nya sebuah pesan yang masuk. Taehyung terbangun dari lamunannya dan kembali menaruh foto tersebut dan bergegas mengambil ponselnya.

LINE!

Prof. Kim : Kim taehyung besok datang lah
ke alamat yang sudah ku kirimkan , ku harap kau bisa berkerja di sana

Taehyung : baiklah prof
Saya akan datang












To be continued 🥀

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 09, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

A love so beautiful || Kim TaehyungStories to obsess over. Discover now