Di sebuah mansion megah terlihat seorang gadis masih setia dengan selimut dan bantalnya."yongie bangun nak"kata sang ibu sambil mengoyangkan badan anaknya"lima menit lagi eomma", jawab sang anak sambil menutup kepalanya dengan selimut. Sang ibu tak kehabisan cara untuk membangunkan anak gadisnya yg terlihat seperti beruang sedang berhibernasi, "eomma hitung sampai tiga kalau kau tak bangun eomma akan memberi tau appa kalau kau mau tinggal bersama nenekmu di amerika" ucap sang ibu sambil terkekeh menahan tawa."satu.....dua....ti... " mendengar kata nenek di amerika membuat gadis itu segera tersadar dari alam mimpinya dan berlari menuju kamarmandi, bagaimana tidak sang gadis merasa tertekan jika mendengar satu kalimat yaitu Nenek karena sang nenek selalu memaksanya menikah padahal usianya baru 18 tahun dan lebih mengerikan neneknya memaksa menikahkan nya dengan lelaki pilihannya yg melihat saja sudah pengin muntah darah (lebay banget si author).
Setelah selesai dengan ritualnya sang gadis turun untuk sarapan dengan kedua orang tuanya han hyun suk dan han dara, dia adalah anak tunggal dari keluarga han yg terkenal karena bisnisnya yg ada di mana". Back ke keluarga han di ruang makan. "morning eomma appa" sapa sang gadis kepada orang tuanya, "morning kesayangan appa" jawab sang apa sambil mencium kening sang anak, "morning babby" jawab sang eomma tak mau kalah dengan si suami. "eomma appa yongie berangkat dulu ne," teriak sang gadis setelah mengambil tas mungilnya."yongie kau tak berangkat dengan appa hm.. "tanya sang ayah" aniyo appa yongie ingin naik bus saja" sahut sang gadis "nak biar eomma panggilkan paman lee untuk mengantarkanmu ne" tawar sang eomma "ani eomma yongie ingin dengan bus saja lagian di bus juga banyak teman yongie kok eomma" jawab sang gadis sambil mencium eomma dan appa nya. "baiklah hati hati ne jangan lari lari ya sayang" kawatir sang eomma walaupun anaknya sudah berusia 18 tahun tapi menurutnya anaknya masih terlalu kecil untuk berangkat sekolah sendiri (maklum holkay biasanya nganterin anaknya pake jet pribadi). "aigoo eomma aku bukan anak kecil lagi jadi aku bisa jaha diriku oke." jawab sang gadis sambil keluar dari mansion mewahnya.
Jiyong pov
Setelah keluar dari rumahku segera menuju halte yg terletak tak jauh dri rumahku, setelah beberapa menit menunggu akhirnya bua yg di tunggu datang sang gadis segera masuk dan mencari tempat duduk yg kosong, "shuttt.... Yongie sini"merasa terpanggil aku pun menoleh ternyata sahabatku si bobby sedang menggerakan jarinya seperti menyuruhku untuk mendekat," sini cepat aku sengaja mengosongkan sebelahku agar kau bisa duduk di sebelahku"kata si bobby sambil menepuk bangku kosong si sebelahnya. "ne aku kesitu bunny" jangan tanya kenapa aku memanggilnya bunny karena giginya yg terlihat lucu seperti kelinci.
Author pov
Setelah sampai di sekolah bobby berpamitan kepada si gadis karena kelasnya berbeda dan harus berpisah dlu, setelah itu sang gadis berjalan menuju kelasnya."hei anak manja kemari kau" teriak sang gadis sambil menunjuku untuk menghampirinya "n... ne sunbae" jawabnya gagap karena terlalu gugup "kau yang kemarin menggoda pacarku kan" bentak si lisa pada sang gadis, ya itu lisa murid paling terkenal bukan karena kepintarannya tapu karena sifatnya yang suka membully hobae nya, dan terlalu terobsesi pada murid paling tampan di seoul high school yaitu choi seung hyun. "ne maksud sunbae apa aku tidak mengerti" jawab sang gadis yg kebingungan "jangan sok suci kau anak manja, bukankah kau yg sudah menggoda pacarku kah hah.." bentak lisa sambil mendorong tubuh mungil jiyong ke tembok "akhh... Ani sunbae" elak sang gadis sambil memegang bahunya yg terasa nyeri karena terbentur tembok "jangan bohong aku kemarin melihatnya sengaja menggoda pacarmu itu lis" kata jennie teman satu geng lisa "kau masih mau mengelak hahh....." bentak lisa lagi "ani sunbae aku tidak menggoda pacar sunbae, kemarin seounghyun sunbae hanya membantuku membawa buku ke ruang guru karena aku kerepotan membawanya" jawang jiyong sambil menahan air matanya "masih mau melawan hah dasar jalang..." sambil mengangkat tangannya untuk menampar jiyong, tapi gadis itu tak merasakan apapun di pipinya perlahan jiyong membuka matanya dan betapa terkejutnya dia melihat tangan lisa yg hendak menamparnya di tahan seorang namja, dan lebih mengejutkan lagi ternyata si namja itu adalah choi seung hyun si pangeran di sekolah. "apa yang kau lakukan lisa!!" bentak seunghyun pada lisa "ani oppa aku hanya memberi pelajaran pada anak ini karea sudah menggodamu" elak lisa "siapa yg mengatakan gadis ini menggodaku hah" tanya si namja pada lisa, liaa hanya tertu
DU LIEST GERADE
Sunbae Saranghae
RomantikGadis mungil yg mampu menaklukan hati seorang pangeran sekolah
