chapter 1

6.6K 217 14
                                        

Vanisa Aprilia, dia sudah sampai di kantor polisi bersama dengan Ibunya. Vanisa sudah kembali lagi ke Indonesia, karena bagaimanapun Indonesia tetap lah tanah air tercintanya. Urusan di Maldive pun tetap berjalan mulus, bahkan sekarang dia terbilang sangat sukses, mempunyai banyak uang dari sebelumnya.

Mungkin kalian akan bertanya-tanya, mengapa Vanisa ada di kantor polisi, Vanisa melaporkan kejahatan yang selama ini telah Excel lakukan padanya. Iya, Excel telah menjadi Psychopath, dia benar-benar positif mempunyai gangguan mental, Excel ditahan dan akan direhab. Beruntung Tuhan masih melindungi Vanisa, saat ini Excel sudah ditangkap.

****

Excel mengepalkan tangannya dengan sekuat tenaga dia bersumpah akan membalas ini semua, dia tidak akan pernah membiarkan dendam nya berdiam diri begitu saja.

Sungguh rencana yang telah dibuat Excel dengan bertahun-tahun lama nya hancur begitu saja, sudah tidak terhitung berapa biaya yang Excel habiskan untuk merencanakan hal-hal ini.

Excel terus berteriak dan memukul apa saja yang ada didepannya, walaupun memang didepannya hanya ada banyak jeruji besi, dia melihat dua sosok wanita yang paling dia benci sedang menjelaskan didepan para polisi itu.

Ingin sekali rasanya menendang jeruji ini lalu lari keluar dan menujah perut datar Vanisa. Sungguh amarah nya sedang berada diujung tanduk sekarang.

"kamu bisa tenang tidak!" gertak salah satu polisi

"keluarin saya dari sini!!" teriak Excel

"kamu memang sudah gila ya!?" gertak polisi itu lagi

"hahahhaha... Bukannya memang saya sudah gila?!!" tanya nya dengan tersenyum evil

Polisi itu tidak sanggup untuk menanggapi kegilaan Excel yang semakin diluar batas normal, akhirnya polisi itu pun pergi dari sana.

"Vanisa jalang..!! Tunggu balasan dari saya!!" teriak Excel

Vanisa tidak menanggapi jeritan Excel, dia hanya meliriknya sekilas lalu kembali lagi menatap polisi didepannya.

Aku nggak pernah nyangka kalau kamu bisa setega itu Xel
Gumam Vanisa dalam hati.

***

"hmm jadi begini mba Vanisa, kami sangat tertarik untuk mengetahui cerita dari Excel yang ternyata mempunyai gangguan mental ini. Bagaimana bisa terjadi seperti ini? bisa dijelaskan mba Vanisa?" ujar salah satu wartawan.

"hahaha, iya jadi Excel itu adalah mantan kekasih saya, saya juga baru tahu bahwa dia psikopat, begini ceritanya..."

*

Excelix Devilino, nama lengkap Excel. Mantan kekasih Vanisa Aprilia.

Sekarang Excel telah menjadi buronan, diberitakan dia adalah penipu, pemerkosa, pembunuh.

Setelah beberapa waktu lalu dia dikabar kan membunuh Riko Devilino, yaitu anak nya sendiri dia berusaha menghindari kejaran polisi, karena hal tersebut lah dia memutuskan untuk keluar dari indonesia.

Dia memilih negara india tepatnya di bangladesh. Jujur saja dia melakukan semua itu demi menghindari kejaran polisi untuk menindak lanjuti kasusnya kemarin.

Ntah lah semua itu diluar nalar untuk diri nya sendiri, Excel berpikir dia tidak akan mungkin membunuh anak nya jika sang mantan istri tidak pernah menjelek-jelek kan dirinya didepan anak nya sendiri, nah akibat itu lah Excel berinisiatif menculik Riko demi bisa bertemu dengan anaknya.

Tapi tanpa dia duga, Riko benar-benar membenci nya bahkan Riko tidak pernah mau melihat wajah ayah nya sendiri, setiap hari yang dieluh kan Riko hanya pulang dan pulang, kemana lagi jika bukan kerumah Chicka.

Akibat ketidak tahanan Excel dengan permintaan anaknya, ditambah lagi anak nya selalu mengatakan "aku benci Papa" itu amat sangat membuat Excel kehilangan akal.

Tanpa sengaja Excel melemparkan anak nya dengan tongkat bassball dan tepat dibagian belakang kepala anaknya, akibat hantaman yang sangat keras akhirnya menyebabkan pecah nya pembuluh diotak Riko dan itu lah penyebab Riko meninggal.

****

Hari ini Excel akan terbang ke Sri Lanka, dia akan menuju pulau Maldive, beruntungnya karena Bangladesh dan Sri Lanka tidak berjauhan anggap lah seperti tetangga, tujuan Excel menginjakan kaki nya di Maldive itu hanya dia sendiri yang tahu.

"aku telah lama menunggu momen ini, hampir sudah bertahun-tahun lamanya, dan hari ini mungkin jika beruntung aku akan menatap mata teduh mu lagi."
Gumam Excel.

***

see you next chapter..

btw ini alur mundur yaa.

dont forget to vote komen and follow byebyeee!

⚠️ATTENTION

ini cerita sudah beda genre dari cerita sebelah, jadi hanya dikaitkan saja. klo cerita sebelah ttg pelakor ini ttg psikopat, gak mungkin dong ttg psycho tapi isinya romance atau ttg kasih sayang kan ga lucu 😌, so tolong jgn ditanyain lg "thor ceritanya gak nyambung blablabla" karna sekali lg saya tekankan ini sudah berbeda genre terimakasih sudah mengerti😚

msh kurang jelas? bisa tanyakan di kolom komentar, nanti akan dijawab😊

Excel Is Psycho? (Completed)Stories to obsess over. Discover now