Cinta.
Adalah sebuah kata biasa dengan makna yang belum sepenuhnya ku mengerti. Ada yang bilang cinta itu kebahagiaan, cinta itu pengorbanan, cinta itu rasa yang lebih dari sekedar suka. Tapi yang aku tahu, cinta itu kenyamanan. Merasa nyaman saat kita berada di sisi orang yang kita cintai. Bukan sok puitis, tapi memang nyata adanya. Dan satu hal yang pasti bahwa cinta adalah aku. Ya, namaku Cinta. Tepatnya Cinta Ravika. Siswi kelas 10 di SMA MERPATI yang selalu gak bisa diem, nggak pernah akur sama kakak, tapi sayang keluarga.
***
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore. Tak ada kegiatan, aku hanya bersantai ria di depan layar kaca. Bolak-balik ku tekan tombol remote televisi itu, berharap ada tontonan menarik hari ini dan ternyata tak ada satu pun acara yang ku suka. Bosan, sungguh bosan.
"Assalamualaikum," suara itu memecah keheningan. Kak Ditto pulang.
"Waalaikumsalam. Jam segini baru pulang, pasti abis ngapel nih. Nggak bosen apa?," gerutu ku.
"Nggak akan pernah bosen kalo sama orang yang dicintai. Makanya kamu cari pacar dong, biar tau rasanya mencintai dan dicintai," ledek Kak Ditto.
"Ih, geli tau denger kata-kata kakak barusan. Lagian aku kan belum 17 tahun. Nggak boleh pacar-pacaran,"sahutku.
"Nunggu 17 tahun? 1 tahun lagi dong neng. Kelamaan. Atau mau kakak cariin?," ujar Kak Ditto.
"Nggak, nggak. Emang kakak kira aku nggak laku apa? Enak aja. Aku tuh bukan jones tau," cercaku.
Mama yang baru saja selesai memasak di dapur pun turut dalam percekcokan kakak beradik ini.
"Ini kenapa sih? Ribut mulu kalian ini," ujar Mama.
"Tuh, anak ceweknya mama. Ditawarin kakaknya dicariin pacar kok nggak mau," jelas Kak Ditto.
"Ya nggak lah. Aku bisa kok cari sendiri. Tapi nggak sekarang, nunggu lulus SMA"
"Hah? Lulus SMA? Yakin kamu?," tanya mama meyakinkan.
"Yakin. Pokoknya mama sama kak Ditto jadi saksi yakalo aku bakal pacaran setelah lulus SMA"
"Oke"
Astaga, apa yang ku katakan barusan. Aku terlalu berani berjanji seperti itu. Semoga aku bisa menjaga hati ini. Tuhan, bantu aku.
***
Hello guys. This is my first story. Maaf kalo terlalu pendek. Masih harus banyak belajar. Kritik dan saran sangat saya butuhkan untuk memperbaiki tulisan saya. Jangan lupa vote and comment yes. Tunggu kelanjutannya 😄😄😆
YOU ARE READING
AKU CINTA
Teen FictionMakna cinta? Tak sepenuhnya ku memahami itu. Mungkin ada yang beranggapan bahwa cinta itu kebahagiaan. Padahal banyak manusia di luar sana yang menderita, ah tidak, terlalu sadis kata itu terucap. Kata yang lebih tepat mungkin kesedihan dan kepediha...
