Malam kegelapan

15 0 0
                                        

Disuatu malam yang gelap dan sunyi. Pada malam itu kerajaan Eden akan mengadakan penobatan untuk putra Pangeran. Dengan rambut berwarna hijau dan pakaian yang sudah rapih. Ia melihat keluar dan melihat semua pejabat kerajaan dan bahkan seluruh warga diundang untuk menghadiri penobatan tersebut telah berbondong bondong datang kedalam istana. Pada malam tersebut terlihat sang pangeran sangat gugup dan sedang mempersiapkan dirinya untuk penobatannya dan berdiri didepan cermin melihat dirinya sendiri.

"Apakah aku pantas untuk menggantikan ayahku?"

Sang pangeran melihat dirinya sendiri yang terlihat masih belum percaya diri untuk dapat menggantikan ayahnya untuk memimpin kerajaan. Pangeranpun membusungkan dadanya.

"Aku bahkan tidak segagah ayahku untuk patut ditakuti"

Akhirnya pangeran duduk di atas kursinya dan menatap keluar kearah dimana ia bisa melihat bintang bintang yang tertutup oleh awan.

"Sepertinya akan terjadi hujan malam ini" sambil menghela napasanya

"Aku butuh nasihat Leon saat ini"

*Tok! Tok!*

"Yang mulia pangeran, sudah waktunya"

"Baiklah, aku akan segera kesana"

Pangeranpun meninggalkan ruangannya dan bergegas mempersiapkan diri untuk penobatannya.

***

Disamping itu diluar istana sudah terdapat para penjaga yang mengelilingi istana. Disana terdapat satu penjaga yang berlarian menuju pos keamanan disana berusaha untuk menemui pemimpinnya yang ada didalam tenda. Setelah ia masuk ia melihat seorang pemuda dengan rambut berwarna oranye yang sedang menghitung uang. Dia sedikit merasa aneh tapi ia harus menyampaikannya kepada pemimpinnya.

"Kapten! Ini gawat!"

"Hmm? Gawat? Memangnya ada apa?"

"Di pintu gerbang.... *Menghela nafas* ada kelompok... *Menghela nafas*~"

"Ambil nafasmu dulu, tidak mengenakan untuk mendengar laporan yang terbata bata"

Prajurit tersebut mengambil nafas dalam dalam dan dia mulai untuk berbicara

"Kita diserang kapten!"

"!!!" Kapten tersebut terkejut mendengar informasi tersebut

"Kalau begitu siapkan pasukan, tapi sisakan sedikit untuk msnjaga istana! Kita akan menahan mereka hingga acara penobatan selesai!"

"Baik kapten!"

Prajurit tersebut keluar posko keamanan dan menyiapkan pasukannya. Setelah mereka sudah bersiap mereka menuju ketempat penyerangan tersebut dengan kecepatan sepenuhnya.

***

Di sebuah rumah yang berada di luar istana. Terlihat seorang perempuan dengan rambut coklat yang dikuncir 2.

"Ah! Ini sudah malam! Aku lupa hari ini ada pesta penobatan" perempuan tersebut dengan cepat mengeluarkan baju pesta dalam lemarinya

Piece Of DreamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang