Dalam senja aku melihat keindahannya, begitu indah senja itu. Sama seperti halnya dengan Kamu, kamu yang sangat indah bagiku. Bagiku kamu sangat indah tapi berbeda dengan pendapat orang lain. Kamu yang telahku kenal sejak 3 tahun yang lalu yang selalu merasuki pikiranku, yang membuat otak ini tak henti memikirkanmu.
Aku begitu senang melihat indahnya senja, yaitu hasil dari cara pamitnya matahari pada bumi, bukankah itu indah. Mengapa begitu indah namun, mengapa tak seperti kamu sekarang yang menghilang tanpa sebab. Menghilangnya kamu membuat diri ini menjadi binggung, kemana kamu sekarang, kemana?? kemana. Mari datanglah kepadaku, biar ku ajarkan apa pentingnya dari waktu.
Hari demi hari rindu yang merasuki dalam pikiran ini, pikiran yang selalu memikirkanmu sedang apa kamu disana, sedang bersama siapa kamu disana, apa yang sedang kamu lakukan. Itulah yang bergulat dalam pikiran ini, hanya memikirkan itu saja tidak ada yang lebih. Disaat semuanya membludak betapa rindu diriku pada mu, hanya kamu yang selalu bergema ditelinga ini. Sejak itu tak ada kabar lagi dari kamu, aku binggung harus kemana diriku ini mengadu, kemana diri harus mencari. Hanya satu cara yang mampu diriku lakukan merindukanmu dalam diam.
Dalam diamku aku merindukanmu, ingin sekali diriku ini bisa bertemu kamu, bisa melihat indahnya tawa dan candamu dari indahnya sang pencipta, marilah bantulah diriku ini untuk menghilangkan sakit getaran-getaran didalam hati ini. Yang dimana hati ini selalu terarah padamu. Sungguh diriku ini sangat merindukanmu, apakah kamu tau dan mengerti apa yang saat ini aku rasakan. Diri ini hanya satu keinginan yaitu ingin bisa berjumpa dengan kamu.
Kebingungganku adalah suatu misteri yang aku persembahan pada pikiran ini, dari orang terdekatmu lah aku mendapatkan kabar mu. Sempat suatu hari aku menghubungi kamu, diri ini ingin mengajakmu bertemu dan kamu menjawab "iya nanti katamu", kalimat nanti darimu itulah yang saat ini aku tunggu yang sangat aku impikan. Bertemu dirimu adalah sesuatu pemulihan dari pikiran ini suatu kehendak dari pikiran dan dalam jiwa ini. Izinkanlah diri ini untuk bertemu dengan kamu dan wujudkanlah permintaan dari dalam jiwa ini.
Kerinduan dalam diri ini semakin membara, ingin sekali bertemu dengan kamu. Yang ada dalam pikiran apa aku waktu ada untuk mempertemukan dengan kamu, aku takut waktu ku habis dan belum bertemu kamu. Aku dan kamu saat ini berada di tempat yang sama berada didaerah udara yang sama dibawah bumi yang sama namun, hanya saja jarak memberi batasan. Dari batasan ini, diri ini banyak belajar bahwa rindu itu perlu untuk diluapkan tapi, bukan untuk didiamkan, namun diri ini hanya melampiaskannya dengan diam.
Diamku memang pilihanku, bahwasanya suatu waktu nanti kamu akan mengerti tentang semua ini yang aku rasakan yang mana menghantui dalam pikiran ini. Terbesit dalam pikiran ini apa yang sebenarnya kamu inginkan, mengapa kamu menghilang begitu saja, apa alasan dari kamu yang sebenarnya. Apakah kamu ingin menjauh dari ini, apakah kamu ingin menghentikan cerita kebersamaan kita yang mana kita bangun mulai saat itu. Ini hanyalah yang ada dalam pikiran ini, diri ini tidak mengetahui apa yang sebenarnya ada dalam pikiranmu mungkin, ini bertolak belakang antara apa yang ada dalam pikiran antara kamu dan aku.
Ku mengharap agar secepatnya kita bisa bertemu, itu yang kuinginkan, jadi marilah bertemu. Bicaralah padaku apa yang jadi masalahmu sampai kamu seperti ini. Janganlah kamu berpikir bahwasanya diri ini mempunyai yang lainnya, diri ini tidak seperti apa yang ada dipikiranmu. Yang ada dalam pikiran ini hanyalah ingin betemumu, apakah salah jika diri ini merindukanmu tak ada yang mampu melarangku dan berhenti untuk merindukanmu. Tak ada kan? . Tak ada yang mampu melakukan hal sebodoh yang seperti kulakukan.
Biarkanlah mimpiku sendiri ini untuk bagianku sendiri tidak untuk orang lain, orang disekitarku bertanya padaku mengapa aku mampu bertahan dalam kerinduan. Bertahan dalam kerinduan dalam diri ini biar ini jadi bagian cerita hidupku, takkan ada orang lain yang mampu mengerti apa yang ada dalam pikiran ini. Baik dan tidaknya advice dari orang lain adalah tugas diri ini, yang mana tugas yang mampu untuk menyaring dari semua. Kerinduanku ini kuharap semoga kamu mengetahui dan sampai tertuju padamu itulah harapanku saat ini. Temuilah aku, biar kuajarkan apa itu arti dari kesabaran, sabar adalah yang saat ini berteman bersamaku dan menjadi sahabat yang sangat erat. Disaat diri ini ingin sekali meledakkan semua yang terpendam dalam hati dan pikiran, sabar lah yang menjadi penenangnya, sabarlah yang membuatku seperti ini.
Disepanjang malamku ini hanyalah kerinduan yang ada, yang ingin diwujudkan untuk disegerakan bertemu dengan kamu. Tak ada yang lebih diinginkan dari diri ini, hanya ingin bertemu denganmu itu saja. Kesuksesan adalah disaat mampu mewujudkan pertemuan diantara kamu dan aku. Malam ini hanya kerinduan yang lagi-lagi menjadi misteri dalam pikiran ini. Ayolah kumohon temuilah aku pada besok hari, dimalam ini yang hanya kupikirkan adalah betapa indahnya jika kita bertemu di besok hari, kupikirkan ada yang akan kita tertawakan, kupikirkan apa yang akan kita bicarakan dan apa yang kita bagi cerita kita tentang dibalik semua ini.
Kuberdoa dibesok hari dapat terwujud, bukan hanya sekedar pembicaraan saja. Itu harapanku dibesok hari tapi, aku tidak mengetahui apa harapanmu dibesok hari. Apakah harapanmu ingin bersama yang selain dari diriku ini, namun aku hanya ingin kamu mengetahui bahwasanya diri ini selalu ingin untuk mempertahankan semuanya. Kekecewaan yang tercipta biarlah menjadi ceritaku, bisa jadi itu hanya diri ini saja yang merasakan itu sedangkan bisa saja berbeda dengan apa yang kamu pikirkan. Setelah kumengetahui apa yang hari ini kamu lakukan diluar sana ingin hati ini meledak ingin hati ingin berteriak kencang berbicara yang tidak pantas dibicarakan tapi, kesabaranlah yang menjadi sang juara didalam hati dan pikiran ini.
Ketika aku mengetahui aktivitasmu dihari ini, iri sekali diri ini pada wanita yang ada didalam salah satu akun sosialmu, iri diri ini pada saat kamu memujinya, saat ini kesedihan dan kesabaran samar yang menjadi juara dalam pikiran dan hati ini. Biar semua ini yang aku rasakan, apa aku sebenarnya didirimu. Kuingin posisiku diberadakan bukannya dijadikan seperti ini, walaupun dijadikan seperti ini, biar ini aku saja yang merasakannya. Baik itu kesedihan, kebahagiaan, suatu yang tidak diingikan biar ini menjadi ceritaku saja tak ada yang mampu mengerti dan memahami dan datang merasuki apa yang ada dalam pikiran ini.
Inilah cerita kerinduanku malam ini semoga kamu dapat mengerti dan paham yang ada dipikiranku. Sungguh malam ini rindu ingin berjumpa.
YOU ARE READING
Kurindu
Short StoryDimana kau sekarang? apakah kau tau, apa yang sedang aku rasakan. Kuingin waktu memberiku, memberi kesempatan untuk dapat melihat senyummu. Hanya itu harapku
