1. The Beginning

29 4 0
                                        

Segalanya bermula dari sini...

Aku mengenalnya dari temanku. Pria baik dengan senyuman menawan. Keteduhan di wajahnya membuatku terdiam.

Tak ada kata yang dapat terukir untuk menjelaskan seperti apa sosoknya di dalam diriku. Seperti seekor tikus, suaraku nyaris mencicit saat berbicara dengannya.

Cengiran lebar di wajahnya membuatku sadar betapa bodohnya aku dimatanya. Rasanya aku ingin segera pergi menjauh, kembali bercengkrama dengan buku-buku yang selama ini selalu menemaniku.

Namun pikiran itu langsung padam saat ia dengan tenang membawaku lebih jauh pada obrolan yang semakin dekat. Menelisik jauh kedalam dirinya, aku menemukan hal baru yang selama ini kucari.

Keramahan hati.

Bukan hanya keramahan luar. Tapi murni dari dalam.

Selama hidupku aku tak pernah menemukan sosok pria yang begitu sempurna. Bagai malaikat.

Katakan aku berlebihan, aku hanya mengatakan apa yang kurasakan.

Mulai detik itu aku menyukainya. Aku selalu bersemangat saat mendengar tentangnya. Menanyakannya pada teman-temannya.

Dan jawabannya semakin menyenangkan hatiku. Dia pria baik dengan track record yang meluluhkanku.

Mahasiswa berprestasi di universitas. IPK nya selalu stabil. Tidak terlalu tinggi ataupun rendah. Sejujurnya IPK tinggi bukan prioritas. Selama ia memiliki catatan yang baik, itu sebuah nilai plus untukku.

Kami semakin dekat, sering bertukar kabar dan bercanda. Yah, seperti pdkt kebanyakan orang.

Menghabiskan waktu bersama, bertukar cerita. Aku semakin dibawa jauh pada sosoknya yang tak pernah kudengar dari orang lain.

Cara pandangnya membuatku kagum. Aku jatuh hati.

Lalu aku jatuh cinta.

Aku tidak tau dengannya, kurasa ia juga tertarik padaku.

Kami sangat dekat. Bagai nadi. Tidak ada hari tanpa canda tawanya, memperlakukan satu sama lain lebih dari sewajarnya.

Tidak ada yang melebihi perasaan bahagia saat kudengar pernyataan cinta dari mulut semerah ceri itu. Euforianya melebihi euforia saat kulihat bunga sakura bermekaran untuk pertama kalinya, atau semarak langit tahun baru yang kulihat dari jendela.

Bunga api bergejolak dalam diriku. Melemparkanku jauh menuju awang-awang.

Kuberikan seluruh milikku untuknya.

Hati, jiwa, raga, harta.

Seluruhnya.

Segalanya kucurahkan untuknya.

Renjun,

Kuceritakan sedikit kisah kita pada dunia.

Agar mereka tahu, cinta membutakan segalanya.

Secret - RenjunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang