Chapter 1:Dunia Yang Berbeda

32 5 5
                                        

"Hmm...mengapa penyihir agung menyuruh kita untuk bergegas ya?"

"Entahlah,aku pun tidak begitu mengerti,tapi sampai menyuruh kita untuk bergegas....pasti ada sesuatu disana."

"Sepertinya begitu ketua...mungkin memang ada sesuatu yang terjadi di hutan selatan,hujan hari ini tidak seperti biasanya,hujan ini sangat deras dan langitnya terlihat sangat gelap"

"Ayo lebih cepat lagi,semoga...sesuatu yang buruk tidak tejadi."
----------
....Aku tidak bisa menggerakkan badanku,entah mengapa seluruh badanku mati rasa,apa yang terjadi denganku?siapa aku?aku tidak bisa mengingat satu hal pun.

"Ugh...mataku...rasanya sakit sekali,ditambah hujan yang sangat lebat ini...dengan kondisiku yang seperti ini rasanya seperti tertusuk jarum,benar-benar sakit sekali...apakah aku akan mati disini?...."

Tiba-tiba ada sebuah kilasan yang terlintas di pikiranku,seorang gadis yang berlinang air mata berteriak padaku dari kejauhan.

"Berjanjilah untuk kembali dengan selamat,dan kita akan hidup seperti biasa bersama teman-teman yang lain!"

"Yang barusan itu!?aku..aku tidak boleh mati disini....aku tidak tau siapa gadis yang barusan,tapi entah mengapa aku harus menepati janji itu,aku harus kembali!",mendengar kata-kata dari gadis yang sekilas terlihat dalam pikiranku tersebut,aku langsung bangkit dari tanah dan mencoba berdiri. Tiba-tiba aku dengan samar melihat dua orang yang berdiri di depanku dan menatapku,aku langsung berpikir mereka pasti mengetahui sesuatu dan aku mencoba mendekati mereka,tetapi sesaat setelah aku bangkit dan berusaha mengambil langkah pertamaku tanpa kusadari ternyata tubuhku sudah berada pada batasnya,aku terfokus pada keinginanku untuk mengetahui apa yang terjadi sampai-sampai aku melupakan rasa sakit yang terasa di sekujur tubuhku untuk beberapa saat sebelumnya,perlahan rasa sakit yang barusan kembali dan aku perlahan kehilangan kesadaran,tanpa mengetahui sedikitpun dari apa yang terjadi padaku.

"Liha ketua!ada seseorang yang terluka parah,kita harus menolongnya!"

"Jangan mendekatinya Shion!!dia berbahaya!"

"Tapi--dia kelihatannya terluka cukup parah,banyak sekali darah yang keluar."

"Apa kau tidak melihatnya!?dia adalah manusia,sangat berbahaya untuk mendekatinya,kita tidak tau apa yang sedang direncanakannya,mungkin saja itu hanya tipuan liciknya dan kemudian setelah kita lengah dia akan menyerang kita dan menyiksa kita seperti yang manusia licik lainnya lakukan terhadap nenek moyang kita!"

"Kurasa tidak seperti itu ketua,dilihat dari lukanya yang banyak dan kodisinya yang seperti itu tidak mungkin dia melakukannya."

"Tetapi manusia tetaplah manusia pada akhirnya nanti mereka akan membunuh kita,bahkan para orang dewasa sekalipun akan ketakutan ketika suatu saat manusia akan datang,bahkan dengan 7 petarung terkuat dan penyihir agung sekalipun pasti mereka gemetar jika harus menghadapi manusia,karena itu kita harus membunuhnya sebelum terjadi bencana yang besar!"

"Tidak,daripada membunuhnya lebih baik kita segera membawanya ke desa,kita mungkin bisa mendapatkan beberapa informasi dari manusia ini,karena itu yang paling penting sekarang adalah kita harus menutup lukanya sekarang kemudian membawanya langsung ke desa,akan kugunakan sihir penyembuhan padanya."

"Baiklah,saranmu masuk akal,tapi kita tetap tidak boleh lengah,begitu kamu selesai menutup luka-lukanya itu kita segera bergegas kembali ke desa membawa manusia ini dan melaporkannya langsung pada penyihir agung,ingat tetaplah berhati-hati saat menyentuhnya,kabarnya jika kau melakukan kontak langsung dengan manusia,kau akan mendapatkan kutukan,jadi jangan sampai salah menyentuhnya."

"Ba-Baik ketua,aku akan berhati-hati(walaupun aku sudah menyentuhnya secara langsung ketika melilitkan perban di tubuhnya barusan)."

Aku kemudian perlahan merasakan sesuatu,seperti ada sesuatu yang hangat menyelimutiku,kesadaranku mulai kembali dan aku dengan samarnya melihat ada seorang gadis berambut perak dengan mata merah sedang melakukan hal aneh pada tubuhku,dia terlihat fokus pada bagian tubuhku yang terluka kemudian tangannya mengeluarkan cahaya aneh,rasanya lukaku tertutupi sedikit demi sedikit,meski dalam keadaan hujan begini aku dapat merasakan kehangatan dari tangannya,mungkin dialah sumber dari rasa hangat yang kurasakan barusan pikirku,ingin sekali aku berterima kasih kepadanya tetapi tubuhku sangatlah lemas meski rasa sakit yang kurasakan sudah hilang. Aku perlahan kehilangan kesadaranku lagi,berharap bisa kembali bangun lagi di lain hari aku pasrah dan pingsan,tetapi sebelum detik-detik aku kehilangan kesadaran aku merasa seperti diangkat oleh seseorang,aku berpikir mungkin aku akan dibawa ke tempat lain.

Entah sudah berapa hari berlalu,aku kemudian terbangun di sebuah ruangan yang terbuat dari kayu dan kelihatannya sangat keras dan kokoh,tak ada apapun dalam ruangan ini,aku kemudian melirik ke sekitar dan kutemukan pagar besi yang agak besar,sepertinya itu terlihat seperti jendela dan kemudian aku melihat keluar dan terkejut.
Suatu hal yang pasti,bahwa tempat ini benar-benar berbeda dari yang seharusnya. Bagaimana tidak,aku melihat sebuah pemandangan yang menakjubkan,sebuah alam terasa benar-benar berbeda,sejauh mata memandang aku melihat hutan dan perbukitan,adapun sungai yang sangat jernih dan bersih. Tetapi ada hal yang lebih mengejutkan lagi,selepas aku terkagum pada pemandangan yang indah,aku menoleh kebawah dan aku melihat....ada sebuah desa!,aku senang akhirnya aku bisa berada di tempat dimana aku bisa bertemu dengan seseorang dan bertanya,tak lama setelah itu rasa gembiraku perlahan mulai hilang dan kemudian aku mulai tegang dan kebingungan.
Aku melihat orang-orang disana,tetapi mereka terlihat jauh dari apa yang kukira,tak bisa kupastikan mereka benar-benar manusia atau bukan,mereka terlihat seperti manusia tetapi bertelinga binatang dan bahkan memiliki ekor,beberapa diantara mereka terlihat seperti laki-laki dan perempuan normal pada umumnya,hanya saja.....aku tetap tidak mengerti.
Apakah itu hanya kostum?tapi kulihat telinga dan ekor mereka bisa bergerak dengan sendirinya layaknya binatang pada umumnya,beberapa dari mereka juga terlihat seperti binatang yang menyerupai manusia,mereka mungkin telah berevolusi,kemudian dipikiranku muncul lebih banyak pertanyaan,apakah ini benar-benar dunia dimana aku tinggal?apa yang sudah terjadi?berbagai pertanyaan seputar keaadaanku terus bermunculan,mengesampingkan hal utama yang kupikirkan,yaitu siapa aku sebenarnya?...

Aku langsung mengecek tubuhku,aku lega karena tubuhku masih seperti tubuh manusia pada umumnya,tapi tetap saja...aku masih tidak mengerti keanehan ini,kemudian aku beranjak,walaupun tubuhku belum pulih sepenuhnya tetapi aku bisa berjalan sekarang,aku menyadari sesuatu setelah aku berdiri,tubuhku yang terbalut perban walau pakaianku sobek-sobek,itu artinya yang waktu itu bukanlah mimpi ataupun ilusi.

Aku melirik lagi ke arah lain,aku melihat pagar besi di sisi lainnya yang mengarah pada sebuah lorong,aku bergegas kesana untuk mencari cara keluar,kemudian aku melihat ke sekitar tidak ada pintu ataupun jalan keluar.
Setelah kupikir-pikir lagi...tempat ini terlihat seperti penjara,meski ruangan ini terbuat dari kayu dan aku bisa melihat keluar,kemudian aku mendengar suara beberapa langkah kaki mendekat bersamaan,tampaknya ada beberapa orang yang datang.

Aku pun berencana untuk bertanya pada mereka,setelah mereka berada didepan sel ku mereka menatapku dengan tatapan dingin dan tajam,mereka terlihat seperti ingin membunuhku karena suatu hal,mungkinkah aku sudah melakukan sesuatu yang buruk,tetapi mengapa aku tidak bisa mengingatnya,situasi pun menjadi tambah aneh dan menegangkan,mereka kemudian menghilangkan pagar besi tersebut entah kemana,seperti sebuah sihir.

Aku memutuskan untuk bertanya langsung seorang kakek bertanduk naga yang kulihat,tetapi baru saja aku membuka mulut dan ingin mengatakan sepatah kata,orang besar disebelahnya kemudian langsung merantai tangan dan kakiku kemudian ada yang memukulku dari belakang,alhasil itu membuatku terlelap kemudian pingsan,hal terakhir yang bisa kuingat mereka sepertinya membawaku lagi,entah kali ini aku akan dibawa kemana.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 05, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Twist Life:EsterithWhere stories live. Discover now