1. Prolog

17 2 0
                                        

__________
Sahabat ibarat tangan dan mata.
Saat mata menangis, tangan mengusap.
Saat tangan terluka, mata menangis.
__________

     Agaknya seperti itulah ungkapan yang menggambarkan betapa berharganya sebuah ikatan persahabatan, hingga ia ibarat dua anggota tubuh yang saling melengkapi satu sama lain. Ketika dalam keadaan bersedih sang sahabat datang menemani dan menghapus sedih. Saat ia tak lagi bersedih, ia melihat sang sahabat sedang terluka perih, maka ia pun turut meraakan derita yang dirasakan sahabatnya. Sungguh luar biasa ikatan yang terjalin diantara sahabat bercirikan seperti itu.

     Sebuah kisah ikatan sahabat sejati Imam Syafi'i dan Imam Ahmad yang begitu menginspirasi. Ketika Imam Ahmad rahimahullah sakit, sampai terbaring di tempat tidurnya, sahabat beliau, Imam Syafi'i rahimahullah menjenguknya. Maka tatkala Imam Syafi'i melihat sahabatnya sakit keras, beliau sangat sedih, sehingga menjadi sakit karenanya. Ketika Imam Ahmad mengetahui hal ini, beliau menguatkan diri untuk menjenguk Imam Syafi'i. Beliau melihat Imam Syafi'i dan berkata,

"Kekasihku sakit dan aku menjenguknya,
maka aku ikut menjadi sakit karenanya.
Kekasihku telah sembuh dan ia menjengukku,
maka aku menjadi sembuh setelah melihatnya."

      Begitu indahnya ikatan persahabatan yang didasari ketulusan. Maka benarlah, jika seorang sahabat sering dimaknai sebagai sosok yang sangat berharga bagi kehidupan seseorang. Kehidupan akan terwarnai dengan hadirnya seorang sahabat di sisinya. Jika sahabatnya seorang yang baik, maka ia akan menjai baik pula. Namun, bila sahabatnya seorang yang buruk lakunya, maka sangat mungkin terjadi ia akan ikut terwarnai oleh keburukan itu.

     Genggaman seorang sahabat yang mampu memberikan efek kebaikan, laksana seseorang yang selalu menebar cinta, hangat, indah, fan penuh ketulusan. Inilah sosok sahabat sejati, yang tidak hanya mencari untung atau rugi tetapi selalu berusaha menebar manfaat atas kehadirannya. Ikatan antara keduanya bak genggaman tangan yang saling terikat. Satu sama lain saling membutuhkan, saling melengkapi, dan saling tolong menolong dalam kebaikan.

     Jika yang satu melihat jalan terang di depannya, maka sekuat tenaga ia akan menuntun sahabatnya utuh untuk bersama-sama menuju cahaya tersebut. Jika suatu saat yang di lihat justru kegelapan, maka ia pun berusaha untuk menuntun tangan sahabatnya agar menjauhi sumber gelap itu. Sahabat yang saling mendukung dan saling mengingatkan itulah sosok sahabat yang patut dicari.

     Maka, sungguh beruntunglah apabila seseorang menjumpai dan bahkan memiliki sahabat yang berciri demikian. Ikatan yang indah, sejuk menentramkan jiwa. Kita tidak pernah tau bahwa melalui genggaman cinta itulah yang justru menjadi pengantar kita untuk sampai ke Jannah, bertemu dengan Sang Maha Pencipta, Allah Swt.

     Mencari dan menemukan sosok sahabat yang demikian memang tidaklah mudah. Hak tersebut agaknya sering diucapkan melalui ungkapan yang mungkin sering didengar, bahwa mencari sahabat itu mudah, tetapi tidak demikian dengan mencari seorang sahabat yang benar-benar mau mengerti, memahami bahkan membantu kita. Sahabat dianggap lebih tinggi kelasnya dibanding dengan sekedar teman. Jika teman tak sampai mengerti kita luar dalam maka sahabat adalah sosok yang sangat mengerti.

     Bagaimana menemukan sahabat demikian? Benarkah nyata keberadaannya ataukah hanya sebuah wacana penggiat jiwa? Tentu saja sahabat semacam itu benar nyata adanya, tapi sangat langka mencarinya. Mengapa bisa demikian? Sebab keistimewaan memiliki sahabat demikian sangatlah banyak. Tidak bannya menularkan kebaikan untuk diri kita, namun juga menawarkan indahnya surga untuk ditempati bersama.

     Sebab itulah, jika kamu merasa telah menemukan sahabat yang demikian, yang dapat menuntunmu untuk bahagia di dunia akhirat, maka usahakanlah untuk tidak pernah melepaskan genggamannya. Melalui genggaman itulah seluas kebaikan akan tercipta, dan melalui genggaman itulah dunia dan akhiratmu menjadi indah.

__________
Genggamlah tangan sahabatmu, sobat.
Pastikan tak akan pernah kau lepas
sampai Allah mempertemukan kalian
dalam indahnya surga.
__________

Sahabat Dunia Akhirat (Cetak) Des histoires addictives. Découvrez maintenant