Terimakasih kepada Allah yang memberiku kesempatan bernafas hingga detik ini, memberi kesempatan merasakan indahnya memiliki keluarga, fisik yang lengkap dan kesempatan mengenalmu.
Terimakasih kepada orang orang yang aku kenal kalian semua menyenangkan
Terimakasih kepada hewan peliharaanku yang menemani hari hari sunyiku
Terimakasih kepadamu, yang telah membuatku meluangkan banyak waktuku demi untuk mendownload kembali aplikasi wattpad lalu menulis cerita ini yang entah ada yang membacanya atau tidak.
Aku harap kau tak membacanya, mungkin sekitar 3 atau 4 tahun lagi usai semua rasaku tak lagi ada telah terkemas rapi dalam sebuah wadah bernama 'ikhlas' maka dengan senang hati kupersembahkan ini untuk kau baca. Jujur saja saat menulis ini aku merasa malu, benci, dan menganggap diriku berlebihan karna telah dengan lancang menulis banyak tentang perasaan aneh ini padamu, aku tau mungkin kau merasa sangat terganggu dengan sikapku kini yang kian aneh, yang lebih agresif untuk mencari sebuah topik pembicaraan, menjelaskan banyak tentang apa yang terjadi dihidupku tanpa kau tanya, maafkan aku, sungguh maafkan, aku hanya ingin berbincang banyak denganmu walau hanya lewat pesan singkat.
Dan terimakasih pula kepada siapapun yang (mungkin ada) membaca tulisan ini, ini adalah aksara receh yang lebih garing dari bunyi uang logam, tapi aku selalu berharap bisa membuat orang lain memetik satu dua manfaat dari apa yang aku tulis.
.
.
.
.
Dan satu lagi, kepadamu selamat malam, gemintangnya sedang banyak dan rembulannya sedang purnama.
YOU ARE READING
Aksara Hati
RomanceNamaku Cherry, aku menyukai wajah teduhnya. Namanya Rey dia manusia yang menyenangkan dibumi ini, ini tentangnya.
