KUNCUP SATU

7.8K 137 1
                                        

UANG LOGAM

Jika saja tak ku biarkan dia mengikuti kajian Rabu sore itu, pastilah tak kan begini jadinya.


Fikiran Haula mengawang. Tangannya tertahan mengetik sesuatu yang tak ingin dia katakan. Matanya layu menatap barisan kata di layar handpone-nya.

Sayang? Ayah izin kajian dulu ya?

........

Ya.

Balasnya pendek.

Ia ingat dua bulan yang lalu meminta Ardy, suami Rani agar mengajak Raihan, suaminya mengikuti kajian Rabu sore itu.

Sebenarnya niat Haula agar Raihan bisa berubah lebih mendekatkan diri kepada Allah. Karena selama tujuh tahun menikah, Raihan masih sangat kurang dalam melakukan ibadah wajib. Hingga sampai saat ia melihat kedekatan Raihan dengan Ardy yang pada awalnya adalah staff baru dikantornya itu semakin dekat, juga dilihat dari segi manapun menurutnya, Ardy memang lebih religius daripada Raihan. Rani yang sering bercerita tentang Ardy. Back to the point, akhirnya kedekatan mereka pun terjalin semakin dekat dan yang paling penting membawa perubahan kepada suaminya.

Sejak Raihan mengenal Ardy, sholat lima waktunya semakin terjaga. Malah terkadang jika ia melihat Nanda dan Dinda, anak pertama dan keduanya belum sholat, ia akan menyuruh mereka untuk sholat. Mengajinya pun semakin rajin. Haula bahagia sekali melihat perubahan yang terjadi pada diri suaminya itu.

Sebenarnya Raihan bukan orang yang bisa dikategorikan dalam muslim yang tidak beriman. Hanya saja imannya masih terlihat goyah oleh dunia. Terkadang ketika ada meeting kantor pada saat hari Jum'at, ia akan dengan tenangnya tidak sholat Jumat dan mengikuti meeting. Jika Haula menegurnya dia pasti beralasan meeting saat itu benar-benar penting dan Rayhan pun berjanji tidak akan melakukan itu jika tidak sangat penting. Atau ketika ia beberapa kali setuju ketika tamu kantor mengajaknya untuk minum alkohol di cafe. Untuk yang itu Rayhan beralasan tamu itu adalah investor besar dikantor yang harus dijamu dengan baik sehingga ia takut untuk menolak ajakannya.

Hal-hal seperti itu yang mengganggu Haula sebagai istri melihat Rayhan seperti membutuhkan teman untuk melakukan perubahan. Karena jika hanya dirinya saja rasanya tak mempan.

Kebetulan Raihan mencari staff baru dikantor yang cocok dengan Ardy. Pada saat yang bersamaan Rani bercerita bahwa Ardy resign dari pekerjaannya. Dan ketepatan moment itulah yang ditunggu-tunggu Haula selama ini. Akhirnya Raihan merekrut Ardy sebagai staff dikantornya.

Namun seperti uang logam yang memiliki dua sisi, niatan baik Haula pun mendapatkan dua sisi. Baik dan buruk. Baiknya perubahan religi Rayhan yang signifikan semakin menenangkan hidupnya. Tapi sisi satunya lagi terasa menyesakkan dadanya. Pasalnya, Rani beberapa kali bercerita padanya bahwa Rayhan sering terlihat dekat dengan Maryam. Mereka sering bertemu dibeberapa kajian muslim di Masjid Baitul Amin. Maryam adalah tetangga Rani. Tidak terlalu dekat tapi masih satu komplek. Kata Rani, Maryam adalah seorang janda. Suaminya meninggal karena kecelakaan. Kebanyakan orang-orang di tempat Rani beranggapan kalau Maryam kurang bergaul dengan lingkungan sekitar. Entah itu karena dia yang menggunakan niqab (cadar) atau memang tidak ingin bergaul dengan masyarakat di sekitar. Sejak itu gundahlah hati Haula jika Rayhan izin kepadanya untuk pergi mengikuti kajian.

PELAKOR Donde viven las historias. Descúbrelo ahora