Naruto menatap takjub keindahan danau Titisee.Danau dengan air jernih yang dikelilingi rindangnya pepohonan hutan Black Forest ini terletak di kota Triberg.Titisee mempunyai luas 1,3 kilometer persegi dengan kedalaman 40 meter dan berada diketinggian 858 meter di atas permukaan laut.Selain keindahan alamnya Titisee juga menawarkan berbagai macam kegiatan olahraga dan jasa untuk menikmati keindahan alam sekitar danau.Membuat Titisee selalu menjadi tujuan wisatawan, termasuk Naruto beserta kedua sahabatnya yang menjadikan Titisee sebagai tempat untuk menghabiskan liburan musim panas mereka.Meninggalkan tanah kelahiran mereka di jepang menuju kota kecil yang berada di jerman selatan.
"Sugoi, ini sangat indah." Naruto memejamkan kedua matanya dan merentangkan kedua tanganya,menghirup perlahan udara disekitar danau untuk merasakan bersihnya udara yang menguarkan aroma alam menenangkan.
"Kau benar, aku tidak menyesal merogoh kocek lebih dalam, kalau pemadanganya seperti ini" ucap Kiba mengikuti gerakan yang naruto lakukan.
"Mendokusai na , yang menjadi masalahnya kita tidak lagi punya uang untuk menyewa sebuah penginapan."Perkataan Shikamaru sukses membuat Naruto dan Kiba lemas seketika.Mereka bertiga memang hanya mengandalkan uang tabungan dari pekerjaan part time yang dilakukan sejak sekolah menengah atas hingga sekarang mereka kuliah agar bisa menikmati keindahan danau Titisee yang diimpikan mereka sejak lama.Tapi sayangnya uang yang mereka kumpulkan hanya cukup untuk membeli tiket pulang pergi jepang-jerman dan tidak untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka selama disana.
Kiba membuang nafas kasar,saat sadar permasalahan yang mereka hadapi."Kau benar, jadi kita akan bermalam di hutan?"tanya kiba.
"Tentu dattebayo,sesuai rencana kita" jawab Naruto mantap.Mereka memang sudah merencanakan akan mendirikan tenda di tengah hutan yang tidak jauh dari danau Titisee.
"Sebaiknya kita berdoa tak kan ada hal menakutkan didalam hutan," ucap Shikamaru.Matanya memperhatikan keadaan hutan yang terlihat gelap dan lembab,bahkan cahaya matahari tidak bisa menembus lebatnya pohon cemara dan pinus yang menjadi kanopi hutan hitam atau sering disebut orang jerman Black Forest.
"Baiklah,ayo kita segera masuk" ajak naruto pada kedua sahabatnya. Ada rasa ragu saat akan melangkahkan kakinya memasuki hutan,tapi segera ditepisnya keraguan itu atau semua rencana yang sudah mereka susun akan berakhir berantakan .Hutan itu terlihat sangat gelap padahal jam masih menunjukkan pukul 15.00 waktu setempat.Tidak ada suara burung ataupun suara serangga yang biasanya terdengar di dalam hutan. Black forest terlalu sunyi, seperti tak ada kehidupan di dalamnya.
"Kita berkemah disini" ucap Shikamaru saat menemukan tanah lapang disekitar hutan.Tempat mereka berkemah tidak terlalu jauh dari danau Titisee berada.Sekitar 20 meter dari danau Titisee.Mereka tidak ingin mengambil resiko bila harus memasuki hutan lebih dalam lagi dan berakhir tersesat di hutan yang asing bagi mereka .Apalagi keadaan hutan yang sebenarnya tidak layak untuk melakukan camping.
"Kiba kau sudah menandai pohon yang kita lewatikan?" tanya Naruto memastikan Kiba tidak lupa menandai setiap pohon yang mereka lewati untuk tanda agar tidak tersesat sekaligus agar mereka bisa kembali ke danau Titisee.
"Tenang saja semuanya sudah ku tandai dengan ini." Kiba mengangkat pita bewarna merah yang ia genggam.Pita itu ia ikatkan disetiap pohon yang ia lewati.
"Kita harus segera membuat tenda dan menyalakan api unggun" ucap Shikamaru.
Kiba dan Naruto hanya mengangguk sebagai respon untuk menjawab perintah Shikamaru.
Mereka bertiga mendirikan satu tenda dan segera mengumpulkan kayu bakar untuk api unggun serta untuk memasak.Bahan makanan memang sengaja mereka bawa dari jepang. Meski hanya beberapa cup ramen yang mereka bawa tapi itu sudah cukup untuk mengganjal perut mereka selama seminggu menikmati liburan di Triberg.
YOU ARE READING
UNDINE(Narufemsasu)
FanfictionUndine adalah peri air yang menunggu seseorang untuk membantunya keluar dari kesepian dan membuatnya merasakan cinta. Apakah naruto sang lelaki terpilih dapat membuatnya merasakan cinta yang selama ini diimpikanya atau malah sebaliknya menciptakan l...
