Prolog

22 4 0
                                        

Pelan-pelan cahaya yang silau mulai menampakan ke mata Adrina.  AAAHHH Adrina sungguh kaget saat dia Pelan-pelan membuka matanya, 
Dan dalam sekejap dia menutup lg matanya rapot-rapat.
" Adrina kenapa? ''  suara laki-laki yang sambil memegang tangannya yaitu ayahnya
" Adrina apa yang kamu lihat" suara perempuan yang tak asing baginya yaitu kakanya
Adrina pun menangis,  bingung dan dia mencoba untuk membuka matanya lagi pelan-pelan, dan Adrina pun kembali berteriak dan memasang muka yang bingung.
" kenapa, saat aku melihat suatu objek, objek itu langsung terzoom sangat dekat dan aku tidak tahu cara mengendalikannya" Adrina yang masih bingung dan terus sambil menangis mengapa penglihatan dia seperti itu.  Ayah dan kakanya yang panik pun memanggil dokter.  Dan dokter pun belum bisa menjelaskan karena kejadian ini belum pernah ada.  Dokter pun hanya menjelaskan jika Adrina mengalami lupa ingatan saat kejadian itu...

Note: halo readers :) mohon saran & kritik nya yaa karena author baru pertama kali buat cerita di wattpad :D

Better Than Normal Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora