Gara gara pria tadi, yang rora tau bernama genta selaku teman se angkatanya rora tidak bisa beristirahat di UKS
Akhirnya rora memutuskan untuk pergi saja ke taman belakang
Dimana tempat biasa dia membolos saat jam pelajaran yang menurutnya membosankan
Rora itu gadis simple bukan urakkan
"Dasar gentong, kan jadinya gua nggak bisa bobok cantik lagi"
Tiba tiba ada sebuah sentilan pelan mendarat di kening Aurora
"Apa lu" teriak aurora
Sungguh mengesalkan! SMA galaksi adalah sekolah yang luas
Lalu kenapa kamanapun rora pergi harus ada gentong
Tanpa menjawab Segera saja genta mendudukkan pantatnya di kursi panjang tempat aurora duduk
"Lo?"
"Gua genta" ucap gentang sambil meyodorkan tangannya
"Udah tau" jawab rora tanpa menyentuh tanga genta
"Galak banget jadi cewek"
"Nah elu aneh, tadi sok cool salarang sok care gila ya lo"
Sementara genta hanya tersenyum dan lekas meninggalkan aurora
☆☆☆☆
Bel sudah berbunyi sekitar lima menit yang lalu, tentu saja kali ini rora sudah berada di kantin bersama teman temannya
"Lo telat lagi ra" tanya Nana sahabat rora
"Ya gitu" jawab rora sambil memasukkan baso kemulutnya
'Brak'
"Gajah" kaget rora
"Apa apaan si lo" teriak rora kepada seorang perempuan di depannya
Bagaimana ada perempuan tak tau malu berdiri di hadapan rora dengan senyum mengejek andalanya
"Lo tau apa salah elo?"
"Ya kagak lah! Kenal lo aja kaga" semprot rora
"Gausah deketin genta"
"Lo ngancem, cih kampungan banget lo jadi cewek"
"Jauhin genta ato--" ucap perempuan tadi mengantung
"Atau apa, lagian gua juga baru aja tau gentong tadi pagi, ngapak gua harus jauh"
"Di punya gua"
"Goblok lo" maki nana
"Eh lo nggal usah ikut ikutan ya" jawab perempuan tadi sambik menunjuk nana
Otomatis aurora langsung berdiri dan menekuk tangan perempuan tadi yang tidak lain adalah LIAN teman sekelas genta
"Jauhin tangan lo babi" ucap rora dengan pandangan mata yang sangat menyeramkan
"Gua nggak takuk sama lo" sahut Lian
"Stop" ucap seorang yang baru darang
"Oh lo gentong, nih pegang cewek lo! Ajarin jangan kayak cewek murahan" sentak rora sambil segera berlari meninggalkan kantin
Ah hidup yang tenang milik aurora akan hancur gara gara seorang gentong SMA Galaksi
Ahirnya rora memilih pulang dengan alasan sakit
☆☆☆☆
Genta binggung!
Bagaimana tidak saat dia hendak melerai perkelahiam lian dan rora, genta terkena sempror dari ara
"Cewek" guman genta
Cewek siapa bahkan genta saat ini tidak memiliki seorang pacar
Genta masih stuck di masalalunya
Ngomongoni masalalu,
Ada banyak hal yang tak ingin genta ingat lagi
Seriap bagian bagian masalalu genta akan berputar saat genta benar benar kalap
"Ini pasti LIAN" genta baru ingat
Lian teman sekelasnya adalah wanita gila
Tanpa babibu segera saja genta melangkahkan kakinya menuju kelasnya
Kali ini dia tidak ingin membolos,
Entahlah fikiranya terlalu kacau
"Lian" ucap genta dengan suara dinginya
Di depan pintu kelas genta berdiri dengan mata berkilat merah
"Iya genta" ucap lian sok polos
"Maksud lo apa ganggu rora, gua nggak ada urusan sama dia" jelas genta
Bagaimana pun dia masih mencintai lian namun tak seperti dulu
Sikap lian yang arogant membuat genta muak
Dan ahir dari percintaan genta dan lian adalah,
Saat genta melihat lian berselingkuh
"Gua emang masih cinta lo li, tapi lo nggak bisa seenaknya, sekarang dunia gua dan lo udah beda" teriak genta frustasi
"Genta" ucap lian sambil menahan tangis nya
"Gua nyesel jatuhin hati ke elo. Tapi apalah gua semua ini emang udah kaya gini, mulai sekarang gua bakalan move on dari elo"
"Tapi ge---'"
TBC
BẠN ĐANG ĐỌC
Dear Genta!
Teen Fiction"terus lo kapan cinta ke gua!" _Aurora swan "nanti saat gua benar benar mencintai lo dengan tulus, bukan sebagai pelampiasan" _genta alano peter
