Prolog

65 1 0
                                        

Author PoV on

Amanda Danissa Ruins. Nama gadis lugu nan cantik yang sedang membersihkan meja cafe Nomor 4 itu. 

Gadis sebatang kara yang hidup dikota besar Amerika ini masih berumur 22 tahun. Kuliah setengah hari dan bekerja di cafe pinggir kota part time .

"Hello Danissa. Apa yang membuat mu datang Sepagi ini?" Claire. Teman Kerja Danissa. Gadis cantik berpipi chubby yang selalu membantu kebutuhan Danissa. Claire dari keluarga menengah, namun dorongan untuk hidup mandiri membuat ia membulatkan tekadnya untuk hidup dengan jerih payahnya sendiri

"Hari ini jadwal kuliah ku malam, jadi aku akan datang pagi untuk hari ini dan mungkin besok" Ujar Danissa sambil mengelap meja .

"Wow. Lanjutkan kawan ku " Ujar Claire . lalu melenggang pergi kearah Ruang ganti baju.

Tak lama kemudian Bel pintu berupa lonceng berbunyi menandakan ada seorang yang memasuki cafe tersebut.

"Selamat Pagi Tuan Alferd " Sapa Danisa dengan ramah kepada Atasannya.

"Pagi juga Ruins, apa yang membuat mu datang dipagi hari lalu bekerja"pertanyaan yang sama. Batin Danissa.

"Aku akan kuliah sore nanti Tuan, jadi aku akan bekerja dipagi hari"

"Oh begitu ,baiklah lajutkan pekerjaan mu " Alfred memasuki ruang kerjanya yang berada di samping dapur.

Haiiii oke ini cerita pertama gw
Garing sih iya prolog nya. Tpi
Gw bakal berusaha me-revisi ceritanya
Kalo udah byk readers. Tolong vote nya ya :)

Author : Hanna. Nazwa

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 03, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Unexpected WeddingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang