Hai tuan kata,
ini aku si nona aksara.
Terimakasih karna selalu ada saat aku tenggelam dalam luka.
Terimakasih karna telah menyadarkanku bahwa aku dan dia takkan pernah menjadi kita.
Maaf kalau aku selalu mengacaukan harimu dengan nyanyian senduku, kalau aku selalu berkeluh kesah padamu.
Mungkin kamu bosan, membaca kalimat-kalimat yang selalu kutulis untuknya. katamu percuma, dia takkan peka. Tapi kali ini kalimat yang kutulis bukan untuknya, ini untukmu wahai tuan kata. Kuharap kamu mau membacanya, walau hanya awalnya saja. Tak sampai akhir pun tak apa-apa. Aku cuma ingin mengatakan bahwa bagiku;kau begitu berharga.
YOU ARE READING
Tuan kata & nona aksara
Teen FictionHai tuan kata, panggil aku nona aksara. Salam kenal yaa __________________________________________________ Ini tentang galuh dan rasa penasarannya terhadap seorang perempuan yang hobinya tersenyum, selalu membawa buku kecil dan pena disakunya keman...
