Chapter 1

133 7 2
                                        

Kring...  Kring...
Seorang wanita yang terbangun dari tidurnya karena alarm miliknya. Wanita itu mengambil alarm yang berada di meja sampingnya. Sudah jam 5 rupanya pikir wanita itu. Ia bergegas menuju ke kamar mandi dan membersihkan badannya. Setelah keluar ia memakaikan pakaiannya dan tidak lupa make up yang natural sehingga menambah kesan kecantikannya. Lalu ia turun dan menyapa orang tuanya dan juga adiknya Radja Alexandra Latuconsina

"Pagi semuanya"ujar dia kepada semua orang yang berada di ruang makan.

"Pagi juga nak. Ayo nak dimakan rotinya nanti mag kamu kambuh lagi waktu kerja"ujar mama Prilly, mama Uli.

"Pagi kak Prilly, loh kerja hari ini?"ujar adiknya Radja
Ya seorang wanita tadi yang tidak lain adalah Alexia Prilly Latuconsina. Kenalin gue Prilly. Gue punya orang tua namanya papa Rizal dan mama Uli. Gue 2 bersaudara. Gue punya sahabat sejati namanya Mila, Armila Anastasya. Gue bekerja sebagai dokter di salah satu rumah sakit terkenal di Jakarta.
"Iya ma, iya dek gue kerja hari ini masa gue libur."ujar gue ke mama and Radja.

"Anterin gue dong kak ke kampus mobil gue ada di bengkel soalnya"ujar Radja sambil menunjukan puppy eyes nya.

"Mau gue anter" kata gue sambil menaikan satu alis.
Dia tidak menjawab tapi mengangguk-anggukan kepala

"Bayar dong"kata gue sambil keta tawa tawa. Radja malah mamayunkan bibirnya. Ortu gue malah geleng geleng kepala sambil tersenyum melihat anaknya.

"Anterin aja pril kasihan dia bentar lagi udah masuk kelas"bela papa ke Radja. Radja pun tersenyum kemenangan. Gue yang melihatnya hanya bisa menghembuskan nafas dengan kasar. Dengan berat hati gue pun mengantarnya ke kampus.

Skip>>

Sampai di kampus gue memberhentikan mobil gue dan Radja pamit

"Kak gue sekolah dulu ya"ujar Radja

"Iya belajar dengan giat biar bisa ngejer cita cita loh, udah sono entar keburu masuk lagi " kata gue dia langsung menyalami tangan gue dan pergi masuk kekampusnya. Gue melajukan mobil ke rumah sakit.

Sampai di rumah sakit gue memarkir kan mobil gue dan langsung masuk ke RS. Gue yang melihat pakaian gue sedikit berantakan dan langsung membenarkan jas dokter gue tanpa melihat arah depan.
Sampai sampai
Brukk...

Everything for you Stories to obsess over. Discover now